Menurut dia, pengalaman dan jaringan masing-masing anggota diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan serta memberikan masukan strategis bagi pengembangan bisnis dan ekspansi perseroan.
Perseroan menyebut perubahan susunan dewan komisaris tersebut sejalan dengan rencana pengembangan bisnis yang tidak hanya berfokus pada segmen kecantikan dan perawatan tubuh, tetapi juga merambah sektor kesehatan.
Rahayu Saraswati merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang membidangi sektor perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi. Dia juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN).
Sementara itu, Firman Parulian Sitanggang menjabat sebagai Ketua Departemen Radiologi RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah sejak 2018 dan pernah menjadi Kepala Departemen Radiologi Universitas Udayana.
Adapun Antar M.T. Sianturi merupakan mantan Auditor Utama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta dosen Universitas Pakuan sejak 2018.
Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris VICI terdiri atas Billy Hartono Salim sebagai komisaris utama, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Wakil Komisaris Utama, Luhur Iwan Hernadi sebagai Komisaris, serta Firman Parulian Sitanggang dan Antar M.T. Sianturi sebagai Komisaris Independen.
VICI merupakan perusahaan manufaktur kosmetik dan perawatan tubuh yang menaungi sejumlah merek, antara lain Herborist, Miranda, Victoria, Nuface, CBD, Secret Clean, serta Bath & Buff.
Perseroan memiliki jaringan distribusi domestik yang mencakup 3.256 perdagangan grosir tradisional, 10.596 ritel modern, dan 68.666 ritel tradisional.
VICI juga telah memasarkan produknya ke sejumlah negara, termasuk Jepang, Malaysia, Brunei Darussalam, Korea Selatan, Hong Kong, Taiwan, dan China.
(fik/naw)




























