Pertamina Perkuat Ketahanan Energi ASEAN Lewat ASCOPE 2026

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pertamina memperkuat komitmen kolaborasi energi regional setelah pertemuan ke-51 ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) Council Meeting 2026 resmi ditutup di Bali. Forum tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis untuk memperkuat arsitektur energi kawasan, termasuk menghadapi tantangan transisi energi, menjaga rantai pasok, dan memperluas pertukaran teknologi antarnegara.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memenuhi kebutuhan saat ini. Lebih dari itu, ketahanan energi harus memastikan keberlanjutan pasokan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memenuhi kebutuhan generasi mendatang.
“Di sektor energi, ketahanan berarti memastikan bahwa sistem yang kita andalkan saat ini mampu terus memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung perekonomian, dan melayani generasi mendatang,” ujar Simon.
Menurut Simon, perubahan lanskap energi global menuntut negara-negara di kawasan untuk memperkuat kerja sama. Tantangan yang dihadapi tidak hanya menyangkut ketersediaan energi, tetapi juga kemampuan menjaga keandalan sistem pasokan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.
Melalui ASCOPE ke-51, perusahaan energi nasional negara-negara Asia Tenggara memiliki ruang untuk memperkuat koordinasi dan mengidentifikasi peluang kemitraan strategis. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung kepentingan energi bersama tanpa mengesampingkan kebutuhan dan prioritas masing-masing negara.





























