Logo Bloomberg Technoz

Turunnya harga emas ini didorong oleh Federal Open Market Committee (FMOC) yang memutuskan menahan suku bunga acuan federal funds rate dengan hasil pemungutan suara 10 banding 2.

The Fed yang tidak memberikan sinyal terang soal arah kebijakan moneter selanjutnya, membuat pelaku pasar berspekulasi tentang kemungkinan kenaikan suku bunga di akhir tahun ini. 

Indeks harga Personal Consumption Expenditure (PCE) Amerika Serikat (AS) yang kerap jadi indikator inflasi pilihan The Fed dalam menentukan arah moneter, diperkirakan memberi petunjuk tambahan soal arah kebijakan suku bunga Desember mendatang. 

Selain itu, harga emas juga masih dibayangi risiko aksi jual di pasar saham, seiring kekhawatiran investor terhadap besarnya belanja kecerdasan buatan (AI), dan dampaknya terhadap arus kas perusahaan. 

Sebagai contoh, pekan lalu, aksi jual saham yang dipicu kekhawatiran itu juga turut menyeret harga emas ke level terendah sejak Juli. Agaknya investor melepas emas untuk menutup kerugian dari investasi saham. 

Tekanan di pasar saham juga telah membuat harga emas terkoreksi 2,5% sepanjang Oktober, dan diperkirakan masih akan mencatat penurunan bulanan lanjutan selama dua bulan beruntun. 

(dsp)

No more pages