Logo Bloomberg Technoz

Kuartal III

Cuan ISAT Tumbuh Dua Digit dari Bisnis Telekomunikasi dan AI

Redaksi
28 October 2026 21:50

(Dok. Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT))
(Dok. Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT))

Bloomberg Technoz, Jakarta - Setelah mengumumkan perpanjangan masa jabatan Direktur Utama Vikram Sinha selama lima tahun, Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) kembali membawa kabar positif melalui kinerja keuangannya. Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, Indosat membukukan pendapatan Rp45,8 triliun, tumbuh 11% secara tahunan (year-on-year/YoY), sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 37,2% YoY menjadi Rp4,9 triliun. Kinerja bisnis telekomunikasi yang solid menjadi fondasi bagi perusahaan untuk mempercepat ekspansi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), yang mulai berkembang sebagai sumber pertumbuhan baru.

Pada periode yang sama, EBITDA Indosat mencapai Rp21,1 triliun. Capaian ini menegaskan bisnis inti telekomunikasi masih menjadi penopang utama pendapatan perusahaan, sekaligus memberikan landasan finansial untuk mengembangkan bisnis teknologi dengan potensi pertumbuhan jangka panjang.

Ekspansi AI Indosat mulai menunjukkan hasil komersial. Pendapatan solusi Indosat AI Cloud mencapai US$50 juta pada sembilan bulan pertama 2026, melampaui pendapatan US$28 juta sepanjang 2025. Perusahaan menargetkan pendapatan solusi tersebut mencapai US$100 juta hingga akhir 2026, seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap infrastruktur komputasi dan solusi AI.


President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan bisnis inti telekomunikasi yang kuat merupakan fondasi utama bagi perusahaan untuk menjalankan transformasi dan mengembangkan peluang pertumbuhan berikutnya.

“Bisnis inti telekomunikasi yang kuat merupakan fondasi utama transformasi kami. Fokus kami tetap pada peningkatan pengalaman pelanggan, penguatan monetisasi, serta mengoptimalkan investasi pada jaringan dan spektrum. Kekuatan finansial inilah yang memungkinkan kami untuk berinvestasi pada fase pertumbuhan berikutnya. Investasi kami di bidang AI kini mulai menunjukkan kontribusi bisnis yang nyata,” ujar Vikram.