Kode PA/A dikaitkan dengan distribusi PT Tele Komunikasi Selular. Perangkat dengan kode ini juga dikaitkan dengan jaringan penjualan seperti iBox dan EraFone.
2. Kode ID/A
Kode ID/A dikaitkan dengan PT Meiji Electrics. Jalur penjualannya mencakup jaringan seperti Digimap dan Digiplus.
3. Kode SA/A
Kode SA/A dikaitkan dengan PT Global Danapati Niaga. Perangkat dengan kode ini dipasarkan melalui kanal penjualan seperti Blibli dan Hello Store.
4. Kode FE/A
Kode FE/A digunakan pada perangkat yang didistribusikan melalui program bundling operator seluler di Indonesia, seperti Telkomsel, XL, dan Indosat.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengecek Kode iPhone
Nomor model iPhone terdiri dari beberapa bagian yang memiliki fungsi berbeda. Bagian sebelum kode wilayah menunjukkan identitas model atau konfigurasi tertentu, sedangkan kode seperti PA/A, ID/A, SA/A, dan FE/A berkaitan dengan pasar tujuan perangkat.
Meski begitu, kode wilayah sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan untuk memastikan status distribusi iPhone. Sebelum membeli, periksa juga nomor seri, status garansi, kondisi fisik perangkat, dan bukti pembelian. Langkah ini membantu memastikan perangkat sesuai dengan keterangan penjual.
Perlu diketahui pula bahwa kode wilayah tidak menunjukkan tempat seluruh komponen iPhone dibuat. Kode tersebut lebih berkaitan dengan wilayah pemasaran atau jalur distribusi. Karena itu, iPhone berkode luar negeri tetap bisa merupakan produk asli Apple, tetapi status distribusinya berbeda dari unit yang dipasarkan melalui jalur resmi di Indonesia.
Dengan mengetahui letak nomor model dan kode wilayahnya, pengguna bisa melakukan pemeriksaan awal sebelum membeli iPhone. Namun, untuk memastikan asal distribusi perangkat, kode tersebut tetap perlu disertai pemeriksaan lain.
(seo)

























