Logo Bloomberg Technoz

"Boleh defisit, tapi terukur. Tidak boleh defisit yang tidak terukur. Karena itu komitmen kita kepada defisit anggaran di bawah 3% menjadi sesuatu yang terus kita gaungkan," katanya.

Sebelumnya, Suahasil menuturkan pemerintah telah membayar subsidi dan kompensasi sebesar Rp376,8 triliun hingga September 2026.

Besaran pembayaran itu setara dengan 84,3% dari alokasi subsidi dan kompensasi dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2026.

Realisasi tersebut juga meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp244,6 triliun.

Suahasil mengatakan pembayaran subsidi dan kompensasi, terutama kepada PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero), kini dilakukan secara bulanan.

Realisasi pembayaran itu terdiri dari subsidi Rp222,5 triliun dan kompensasi Rp154,4 triliun, tumbuh 54,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang tercatat sebesar Rp244,6 triliun. Dengan besaran subsidi Rp176 triliun dan kompensasi Rp68,6 triliun.

(ell)

No more pages