Logo Bloomberg Technoz

PASAR ENERGI

Vitol: Krisis Bahan Bakar Kapal Lanjut Meski Pasokan Minyak Naik

News
16 October 2026 20:20

Kapal tanker di Selat Hormuz. (Bloomberg)
Kapal tanker di Selat Hormuz. (Bloomberg)

Serene Cheong dan Nicholas Lua - Bloomberg News

Bloomberg, Meningkatnya ekspor minyak mentah melalui Selat Hormuz tidak serta-merta menghasilkan peningkatan produksi bahan bakar kapal jenis high-sulfur fuel oil (HSFO)—bahan bakar dengan kandungan belerang tinggi. Menurut eksekutif senior Vitol Group, kondisi ini justru memperketat pasokan dan memicu lonjakan harga.

Konflik di Timur Tengah telah mengurangi pasokan bahan bakar minyak dari Teluk Persia—termasuk dari Iran—sebesar 800.000 ton per bulan.


Sementara itu, serangan Ukraina terhadap kilang-kilang minyak Rusia telah memangkas pasokan sebesar 1 juta ton per bulan, ungkap Kieran Gallagher, Kepala Vitol wilayah Asia, dalam konferensi di Singapura pekan ini.

"Banyak pihak menganggap peningkatan aliran minyak mentah melalui Selat Hormuz sebagai solusi jitu, tetapi lebih banyak minyak mentah tidak selalu berarti lebih banyak HFSO," kata Gallagher dalam Sibcon.