MSCI Guncang Pasar RI, Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp18.500/US$
Pramesti Regita Cindy
16 October 2026 18:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Analis pasar mata uang menuturkan alasan pergerakan kurs Rupiah yang melemah pada hari ini, Jumat (16/10/2026). Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi berpandangan bahwa terperosoknya rupiah yang tembus di level Rp18.000/US$ tak lain karena tersengat pengumuman terbaru Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang menilai pasar saham Indonesia tidak lagi memenuhi syarat untuk menyandang status pasar emerging market, dan membuka opsi menurunkan kasta ke standalone market.
"Usulan ini dikhawatirkan ini akan membuat sedikit permasalahan tersendiri. Karena kita lihat bahwa usulan ini yang kemungkinan besar akan diterapkan tanggal 30 Juni 2027. Harus diingat bahwa MSCI ini sudah memberikan waktu yang cukup longgar terhadap pasar modal," kata Ibrahim dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).
Lebih jauh, perkembangan politik domestik turut memengaruhi sentimen investor. Dia menyoroti polemik terkait tudingan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menurutnya menambah ketidakpastian politik di dalam negeri.
Di luar sentimen politik dan pasar modal, Ibrahim menilai menyoroti penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dari 118,5 pada Agustus menjadi 118,1 pada September 2026.
Menurut dia, penurunan tersebut mengindikasikan adanya tekanan terhadap keyakinan konsumen, meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terjaga.






























