Logo Bloomberg Technoz

MINYAK & GAS

Bahlil Klaim Penyusunan DIM RUU Migas Versi Pemerintah Capai 90%

Azura Yumna Ramadani Purnama
16 October 2026 18:40

Bahlil Lahadalia di Istana sore ini (2/3/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Bahlil Lahadalia di Istana sore ini (2/3/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) versi pemerintah untuk Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) telah mencapai sekitar 80%–90%.

Bahlil menyatakan DIM RUU Migas yang disusun oleh pemerintah telah hampir selesai dan ditargetkan dapat segera rampung.

"Ya, migas hari ini sudah hampir final dalam pertemuan dengan panitia yang melakukan ini di eksekutif. DIM-nya juga sudah hampir selesai, sudah sekitar 80-90%," kata Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (16/10/2026).


Ihwal pembentukan badan usaha khusus (BUK) migas yang bakal diamanatkan dalam beleid tersebut, Bahlil menyatakan nantinya bakal terdapat aturan yang mengatur BUK Migas.

"Undang-undang itu menyatakan BUK nantinya. Namanya apa, tidak semua hal kan kita cantumkan di undang-undang, ada PP," ungkap dia.

Crude oil./dok. Bloomberg