Logo Bloomberg Technoz

IHSG Jatuh 11% Usai Trading Halt, Terendah Sejak 2020

Muhammad Julian Fadli
16 October 2026 09:51

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kejatuhan IHSG pada pagi hari ini berlanjut usai trading halt 30 menit dicabut. IHSG ambles 11,2% hingga menyentuh level 5.199,13 pada Jumat (16/10/2026), sekaligus menjadi yang terendah sejak 2020 atau terlemah dalam enam tahun lebih perdagangan saham.

Sepanjang perdagangan pagi hari ini IHSG makin ambles terjerembab di zona merah, dengan tekanan jual yang makin deras, rentang perdagangan terjadi pada area level 5.404,5 sampai dengan terendahnya hingga menyentuh 5.193,22.

IHSG Terendah dalam 6 Tahun Lebih Sejak 2020 (Bloomberg)

Transaksi perdagangan saham didominasi aksi jual dengan volume mencapai 8,61 miliar saham dan nilai transaksi Rp3,17 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 244 ribu kali diperjualbelikan.


Hanya ada 18 saham yang menguat. Sedangkan sebanyak-banyaknya 675 saham melemah dan 30 saham lainnya tidak bergerak.

Ancaman MSCI