Logo Bloomberg Technoz

“Jadi kita lihat sampai perkembangan di saat-saat terakhir sebelum rencana diimplementasikan,” lanjut Irvan.

Pelebaran batas ARB sebelumnya dilakukan karena kondisi pasar yang dinilai tidak kondusif. Namun, apabila kondisi membaik, BEI membuka peluang untuk mengembalikan ARB ke kondisi normal.

“Dulu, kan, ARB diperlebar karena kondisi pasarnya tidak favorable. Nanti kalau kondisi pasarnya tetap baik, kami akan buka ke normal. Sudah waktunya juga, berisiko kalau terlalu lama,” ujarnya.

Apabila ARB dikembalikan ke kondisi normal, penerapannya akan dilakukan secara simetris untuk seluruh kelompok harga saham.

Sebagai informasi, BEI baru saja membuka batas harga saham Rp50 alias saham gocap di pasar reguler dan tunai. Pada saat yang sama, BEI juga melakukan penyesuaian terhadap batas auto reject atas (ARA) dan bawah (ARB).

Perubahan tersebut tertuang dalam Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00136/BEI/09-2026 tentang Perubahan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, dikutip Senin (21/9/2026). Keputusan tersebut ditetapkan pada 21 September 2026.

Namun, kebijakan tersebut akan berlaku secara bertahap. Tahap pertama akan berlaku mulai 28 September 2026.

Pada tahap ini, BEI membuka batas saham gocap, namun batas ARA dan ARB masih berlaku secara asimetris.

Tahap kedua berlaku mulai 1 Januari 2027. Pada tahap ini, batas ARA dan ARB berlaku secara simetris.

Berikut gambaran lengkap perubahan Peraturan Nomor II-A sesuai fraksi harga dan tahapan pemberlakuannya, seperti dikutip dari keterangan resmi BEI, Selasa (22/9/2026).

Tahap I

  • Fraksi Harga Rp1-Rp10
    - ARA: Rp1
    - ARB: Rp1
  • Fraksi Harga Rp50-≤Rp200
    - ARA: 35%
    - ARB: 25%
  • Fraksi Harga >Rp200-≤Rp5.000
    - ARA: 25%
    - ARB: 15%
  • Fraksi Harga >Rp25.000
    - ARA: 20%
    - ARB: 15%

Tahap II

  • Fraksi Harga Rp1-Rp10
    - ARA: Rp1
    - ARB: Rp1
  • Fraksi Harga Rp50-≤Rp200
    - ARA: 35%
    - ARB: 35%
  • Fraksi Harga >Rp200-≤Rp5.000
    - ARA: 25%
    - ARB: 25%
  • Fraksi Harga >Rp25.000
    - ARA: 20%
    - ARB: 20%

(dhf)

No more pages