Logo Bloomberg Technoz

Selama beberapa tahun terakhir, nama Haji Isam memang mulai agresif masuk ke sektor energi dan sumber daya alam di luar bisnis batu bara dan logistik yang selama ini menjadi basis kerajaan bisnis Jhonlin Group.

Berikut daftar perusahaan terbuka yang terafiliasi dengan Haji Isam:

BYAN

Mengutip laporan Bloomberg News sebelumnya, Haji Isam sempat dikabarkan menawar sekitar US$3 miliar secara tunai untuk membeli 62% saham Bayan Resources yang berbasis di Jakarta.

Sebagian pembayaran kemungkinan akan dilakukan secara bertahap, bukan sekaligus, kata beberapa sumber. Jika transaksi terjadi pada harga tersebut, nilainya akan mencerminkan diskon sekitar 80% terhadap level harga pasar saat ini.

Bayan Resources memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$26 miliar, menjadikan Low sebagai orang terkaya ketiga di Indonesia.

Grup Bayan memiliki total 16 IUP. Selain itu, kelompok usaha tambang teresebut memegang 5 perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B).

Total konsesi tambang batu bara grup Bayan mencapai lebih dari 126.000 hektare yang tersebar di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

PACK

Haji Isam belum lama ini resmi masuk ke emiten tambang nikel PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk atau PACK melalui aksi akuisisi jumbo di pasar modal. 

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Haji Isam mengakuisisi sebanyak 6,83 miliar saham PACK atau setara 21,12% kepemilikan perusahaan. Transaksi dilakukan pada harga pelaksanaan Rp137 per saham dalam perdagangan Rabu (13/5/2026).

Dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp936,65 miliar, aksi korporasi tersebut langsung menyedot perhatian pelaku pasar.

PACK awalnya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri percetakan digital untuk kemasan fleksibel. Produk utama perseroan berupa wadah dan kemasan.

PACK resmi mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada 8 Februari 2023.

Saat ini, pemegang saham utama perseroan adalah PT Eco Energi Perkasa dengan kepemilikan sebesar 61,71%. Selain itu, saham publik yang tercatat secara elektronik atau masyarakat nonwarkat mencapai 32,74%.

Kemudian terdapat DBS Bank Ltd S/A PWM dengan kepemilikan 5,41%, Magdalena Veronika selaku direksi sebesar 0,9%, serta Zhu Jiangjian yang juga menjabat direksi dengan porsi 0,5%.

Dalam perjalanannya, PACK kini bertransformasi dari perusahaan kemasan plastik menjadi perusahaan induk investasi (holding) yang berfokus pada sektor pertambangan dan perdagangan nikel.

FAST

Emiten pengelola jaringan restoran KFC Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), melepas 15% kepemilikan saham di anak usahanya, PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI), kepada PT Shankara Fortuna Nusantara (SFN). Transaksi senilai Rp54,44 miliar ini efektif dilakukan pada 30 Juni 2025 dan diumumkan melalui keterbukaan informasi Bursa, Kamis (3/7/2025).

FAST menjual sebanyak 41.877 saham JAI kepada SFN, perusahaan yang baru didirikan pada 13 Desember 2024 dan memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM pada 16 Desember 2024. 

Struktur kepemilikan SFN terdiri atas tiga pemegang saham, yakni Putra Rizky Bustaman dan Liana Saputri masing-masing sebesar 45%, serta Bani Adityasuny Ismiarso sebesar 10%. Liana Saputri merupakan putri dari Haji Isam. Ia juga tercatat sebagai komisaris dan pemilik saham di sejumlah entitas yang terafiliasi dengan Jhonlin Group. 

JARR

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) merupakan di bidang pertanian. JARR memproses minyak nabati kelapa sawit, bahan bakar alternatif, distilat asam lemak sawit, dan gliserin mentah.

Emiten Agribisnis JARR merupakan milik Haji Isam. Sebanyak 86,64% saham JARR digenggam oleh PT Eshan Agro dengan 7.997.556.204 saham. 

Kemudian PT Sinar Bintang Makmur mengantongi sebanyak 0,07% saham- dengan 6.000.000 saham, terdapat juga nama PT Jhonlin Agro Mandiri mempunyai 0,05% saham- dengan 4.158.846 saham. Sedang, sisanya dipegang oleh masyarakat sejumlah 13,24% saham JARR .

PGUN

PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) merupakann emiten yang terafiliasi dengan Dudy Purwaghandy, yang juga memiliki hubungan dengan Haji Isam.

PGUN merupakan perusahaan yang tercatat pada bidang usaha perkebunan dan pengolahan kelapa sawit terpadu dengan sub sektor makanan dan minuman.
 
Adapun, kegiatan usaha penunjang yang dimiliki yakni konstruksi gedung industri serta aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut. Perseroan memiliki perkebunan sawit seluas 22.586 hektare (ha) yang berlokasi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. 

PT Araya Agro Lestari memegang 41% saham PGUN, lalu PT Citra Agro Raya menggenggam 41% saham PGUn, dan 18% sisanya dimiliki publik.

TEBE

Haji Isam melalui PT Dua Samudera menggenggam 76,91% saham PT Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE).

DBL Group memiliki aset di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan dalam bentuk jalan pengangkutan sepanjang 46 km dan merupakan pengangkutan batu bara khusus jalan yang terletak di area pertambangan di mana terdapat sekitar 50 konsesi batubara di sekitar area operasi. 

DBL Group juga memiliki terminal batu bara yang terletak di tepi sungai Barito. Aset ini adalah infrastruktur utama untuk mengangkut produk pertambangan.

(azr/wep)

No more pages