Logo Bloomberg Technoz

Perusahaan kilang Asia saling bersaing untuk mendapatkan pasokan minyak siap kirim, sehingga mendorong kenaikan tajam pada harga premi.

Meski total volume belum diketahui secara pasti, dua kargo berkapasitas masing-masing 2 juta barel diperdagangkan dengan premi hingga US$38 per barel di atas harga acuan Dubai, kata para trader tersebut. Pihak penjual mencakup perusahaan perdagangan dan perusahaan raksasa minyak.

Aktivitas pembelian ini mencerminkan kekhawatiran yang semakin meningkat terhadap pasokan dari Timur Tengah seiring terganggunya berbagai rute ekspor dan berlarut-larutnya perang AS-Iran serta Rusia-Ukraina.

Serangan pekan lalu memaksa Arab Saudi menutup jalur pipa minyak Timur-Barat, sehingga membatasi jalur alternatif utamanya guna menghindari Selat Hormuz. Saudi Aramco telah menunda pengiriman ke beberapa pelanggan di Eropa. 

Jalur pipa sepanjang 1.200 kilometer ini membentang melintasi Semenanjung Arab, memungkinkan pengiriman jutaan barel minyak per hari menghindari Selat Hormuz dengan mengalirkan minyak mentah ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah.

(bbn)

No more pages