Airport Emergency Exercise (AEE) dilaksanakan dengan skenario menyerupai kondisi darurat sebenarnya untuk mengidentifikasi potensi evaluasi dan penyempurnaan terhadap prosedur yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini juga melatih jalur koordinasi, sinergi, dan kesiapan seluruh komunitas bandara dalam memberikan respons yang cepat, tepat, dan terarah apabila terjadi keadaan darurat.
“Melalui pelaksanaan AEE ini, kami ingin memastikan seluruh personel memiliki pemahaman yang sama terhadap peran dan tanggung jawabnya masing-masing. Harapannya, kesiapan ini dapat terus terjaga sehingga kami mampu memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi pengguna jasa serta mendukung kelancaran operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” kata Nugroho Jati.
Sehubungan dengan pelaksanaan latihan tersebut, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengimbau kepada seluruh pengguna jasa yang berada di kawasan bandara untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti instruksi petugas bandara apabila melihat aktivitas yang merupakan bagian dari rangkaian latihan.
Pelaksanaan AEE merupakan kegiatan terencana dan terkoordinasi yang ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, serta operasional penerbangan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
(tim)





























