Logo Bloomberg Technoz

Kemarin, harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.282,2/troy ons. Terpangkas 0,39% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak 6 Agustus atau lebih dari sebulan terakhir.

Faktor utama yang menjadi beban bagi harga emas adalah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter, terutama di Amerika Serikat (AS). Besok dini hari waktu Indonesia, bank sentral AS Federal Reserve akan mengumumkan suku bunga acuan.

Pelaku pasar memperkirakan Gubernur Kevin Warsh dan kolega akan menaikkan Federal Funds Rate sebanyak 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4%. Peluangnya sangat tinggi, mencapai 92,4%.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.

(aji)

No more pages