Kelima, kerja sama BRICS juga mencakup bidang ketahanan pangan, pertanian, kesehatan, pendidikan, pembangunan perkotaan, energi, serta perdagangan dan investasi.
“Indonesia membawa kepentingan nasional sekaligus agenda yang sejalan dengan prioritas keketuaan BRICS India 2026.”
Di sisi lain, Badan Komunikasi juga menggarisbawahi keanggotaan BRICS memberikan Indonesia akses ke forum kerja sama dengan negara-negara yang memiliki skala ekonomi dan pasar yang besar.
Menurut pemerintah, manfaat potensialnya mencakup perluasan akses pasar, penguatan kerja sama perdagangan dan investasi, pengembangan rantai pasok global, kerja sama UMKM, pembiayaan perdagangan, digitalisasi perdagangan, serta kerja sama di bidang energi, pangan, kesehatan, dan teknologi.
(dov/wdh)
































