Logo Bloomberg Technoz

Jual Pertalite

Dia bahkan menilai seharusnya Pertashop dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan Pertalite dengan harga khusus, yakni lebih mahal dari harga jual di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina.

“Hal hal lainnya adalah kami mengusulkan apabila memungkinkan kami dapat menjual harga BBM Pertalite dengan harga khusus, karena ini dapat menjadi salah satu solusi penghematan APBN,” ungkapnya.

“Karena tentunya subsidi yang diberikan kepada Pertalite itu tidak sebesar yang semula. Misalkan, maksud kami, dari harga yang Rp 10.000 dan 16.000 harus ada penjembatanannya, karena di situ sebenarnya celah penyalahgunaan,” tegas Steven.

Adapun, Pertashop menawarkan BBM nonsubsidi dengan harga yang lebih murah sekitar Rp100/liter dibandingkan dengan BBM yang dijual di SPBU Pertamina.

Sekretaris Perusahaan  PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Roberth MV Dumatubun menjelaskan per 30 April 2026, sudah terdapat 6.784 titik Pertashop yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

“Per 30 April 2026 jumlah Pertashop 6.784 ya. Letak lokasi di perdesaan dan bukan SPBU,” kata Roberth ketika dihubungi, Selasa (19/5/2026).

Roberth menyatakan harga Pertamax yang lebih murah di Pertashop disebabkan SPBU mini tersebut tergolong sebagai usaha kecil menengah.

“Posisi Pertashop ini mereka yang bisa dikatakan usaha kecil menengah lebih bisa jadi alasan kenapa harga [Pertamax yang dijual] berbeda dengan SPBU Rp100/liter,” ujar Roberth.

Pertashop sendiri merupakan outlet penjualan Pertamina untuk melayani kebutuhan konsumen BBM nonsubsidi dan produk ritel Pertamina lainnya, yang umumnya terletak di desa atau kota yang membutuhkan produk ritel Pertamina.

Adapun, pada periode penyesuaian 1 September, harga BBM RON 98 atau Pertamax Turbo ditetapkan naik Rp1.300/liter dari Agustus menjadi Rp19.600/liter.

Selain Pertamax Turbo, seluruh BBM jenis solar nonsubsidi atau Dex Series turut mengalami kenaikan harga dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Dexlite saat ini dibanderol Rp23.700/liter atau naik Rp4.000/liter dari bulan lalu, sedangkan Pertamina Dex Rp25.200/liter atau naik Rp4.050 dari Agustus.

Bensin nonsubsidi RON 92 atau Pertamax tidak mengalami penyesuaian harga pada 1 September 2026, alias tetap Rp15.950/liter.

Di sisi lain, bensin ramah lingkungan Pertamax Green 95 baru mengalami penyesuaian harga pada 2 September 2026 menjadi Rp19.150/liter alias naik Rp2.550 dari harga sehari sebelumnya di level Rp16.600/liter.

Harga BBM bersubsidi yakni Pertalite dan Biosolar tak mengalami penyesuaian harga, masing-masing dibanderol Rp10.000/liter dan Rp6.800/liter.

(azr/wdh)

No more pages