Logo Bloomberg Technoz

Oleh karena itu, Purbaya melihat dalam setiap fase pertumbuhan ekonomi tetap akan ada kelompok masyarakat yang belum merasakan dampak perbaikan ekonomi. 

Namun, ia berharap semakin cepat pertumbuhan ekonomi terjadi, maka semakin kecil pula jumlah masyarakat yang mengalami tekanan tersebut.

"Ini kan kita baru keluar dari tekanan dari September tahun lalu, ini [ekonomi] mulai gerak. Triwulan kedua [tahun ini memang] ada turun sedikit, triwulan tiga kita harapkan naik. Jadi pasti gejolak seperti itu di titik-titik bawah itu pasti ada kondisi di mana ketika kita tidak mudah mencari uang," terangnya.

Dengan demikian, untuk mendorong pergerakan ekonomi, ia mengatakan telah melakukan penambahan likuiditas ke dalam sistem keuangan pada Juli dan Agustus 2026. 

Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas ekonomi meningkat dan manfaat pertumbuhan, kata dia dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kendati begitu, Purbaya mengakui persoalan keterbatasan atau scarcity akan selalu dihadapi masyarakat dalam kehidupan ekonomi. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga agar masyarakat tidak berada dalam kondisi tertekan secara ekstrem dalam memenuhi kebutuhannya.

"Jadi itu akan dihadapi setiap orang setiap saat dalam hidupnya. Kita akan memilih mana yang bagus mana yang jelek, pasti akan ada. Tapi yang penting jangan sampai pilihannya tuh desperate banget." 

"Tapi kita akan coba ciptakan pertumbuhan ekonomi yang makin cepat sehingga milihnya lebih enak nanti ke depan karena uangnya cukup. Kalau Anda bilang kok ada yang kurang, pasti ada yang kurang, selalu ada," pungkasnya. 

(lav)

No more pages