Alasan Kenapa Penerbangan Dihentikan Saat Erupsi Gunung
Referensi
07 September 2026 12:48

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebanyak delapan bandar udara di Indonesia menghentikan sementara operasional penerbangan pada Minggu (6/9). Penghentian tersebut dilakukan sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang memicu penyebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah.
Bandara yang terdampak berada di sejumlah daerah, mulai dari Bandara Soekarno Hatta hingga Bandara Radin Inten II di Lampung. Keputusan penghentian sementara operasional dilakukan dengan mempertimbangkan potensi bahaya abu vulkanik terhadap keselamatan penerbangan.
Abu vulkanik menjadi salah satu material yang perlu diwaspadai setelah terjadi erupsi gunung api. Material tersebut berukuran sangat halus sehingga dapat terbawa angin dan menyebar hingga ratusan kilometer dari sumber erupsi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa abu vulkanik tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan kualitas udara. Material tersebut juga dapat memberikan dampak serius terhadap sektor transportasi, khususnya penerbangan.
Kondisi tersebut membuat pergerakan abu vulkanik menjadi perhatian dalam operasional bandar udara. Pesawat yang melintasi wilayah dengan konsentrasi abu vulkanik dapat menghadapi sejumlah risiko, terutama apabila partikel tersebut masuk ke dalam mesin.





























