Logo Bloomberg Technoz

Menurut dia, masuknya sejumlah generasi muda dalam jajaran direksi diharapkan dapat memperkuat arah transformasi BTN. Nixon menilai latar belakang dan pengalaman para direksi baru sesuai dengan visi perseroan untuk mengembangkan bisnis di luar pembiayaan perumahan.

"Dan menurut saya sudah pas dengan visi BTN ke depan, Beyond Mortgage. Kalau kita lihat CV-nya tadi pengalamannya juga cukup lebar dan luas," ujarnya.

Nixon berharap perubahan tersebut dapat mempercepat transformasi BTN jilid kedua, sekaligus mendorong perseroan menjadi bank yang lebih kuat di sektor consumer banking.

"Mudah-mudahan ini bisa membantu mempercepat transformasi BTN jilid dua dan mempercepat capaian BTN untuk Beyond Mortgage menjadi bank yang sangat kuat dalam dunia consumer banking," kata Nixon.

Adapun lima direksi baru tersebut memiliki latar belakang yang beragam. Gatot Prasetyo sebelumnya merupakan IT Application Support Group Head/SVP di Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan pengalaman di Bank Jago, Commonwealth Bank Indonesia, Standard Chartered, dan Bank BTPN.

Johannes Barus sebelumnya menjabat Deputy Director Risk Management & Credit di Mandiri Tunas Finance. Ia memiliki pengalaman di bidang risk dan credit di Bank Mandiri Taspen, Bank Mandiri, AXA Mandiri, serta Bank Mandiri Singapore.

Evita Berliana sebelumnya merupakan Head of Region Jakarta A & Kalimantan di CIMB Niaga. Ia bergabung dengan CIMB Niaga sejak 2007 dan memiliki pengalaman di bidang consumer banking, network, funding & acquisition, serta pengembangan ekosistem dan sharia network.

Sementara, Adityo Kusumo sebelumnya menjabat Direktur Keuangan & Investasi di MIND ID. Ia juga pernah menjadi Direktur Keuangan WIKA serta memiliki pengalaman di Kementerian BUMN dan terlibat dalam perumusan konsep Lembaga Pengelola Investasi (LPI).

Adapun Wiwik Wahyuni memiliki latar belakang dari Danantara Asset Management, dengan posisi terakhir sebagai Senior Director Talent, Culture & Transformation. Sebelumnya, Wiwik pernah menjabat Chief People & Culture Officer di PT Vale Indonesia serta Director/Chief People Officer di Home Credit Indonesia.

Masuknya Wiwik dari Danantara menjadi salah satu latar belakang yang menonjol dalam susunan baru direksi BTN, terutama karena perubahan pengurus perseroan sebelumnya dilakukan berdasarkan usulan pemegang saham.

Meski terjadi perombakan pada lima posisi, sejumlah direksi tetap mempertahankan jabatannya. Oni Febriarto Rahardjo tetap sebagai Wakil Direktur Utama, sementara Venda Yuniarti tetap menjabat Direktur Treasury & International Banking.

I Nyoman Sugiri Yasa juga tetap sebagai Direktur Operations, Rully Setiawan sebagai Direktur Network & Retail Funding, dan Hermita sebagai Direktur Commercial Banking.

(dhf)

No more pages