KTM UNNES Terintegrasi, BTN Perkuat Ekosistem Kampus

Bloomberg Technoz, Jakarta - BTN bersama Universitas Negeri Semarang (UNNES) menghadirkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) BTN UNNES yang menggabungkan fungsi identitas mahasiswa dengan layanan perbankan. Fasilitas ini akan digunakan oleh hampir 12.000 mahasiswa baru UNNES tahun 2026.
Kehadiran KTM tersebut menjadi bagian dari upaya BTN memperluas integrasi layanan perbankan di lingkungan perguruan tinggi. Melalui kartu ini, mahasiswa dapat mengakses berbagai fasilitas kampus sekaligus menggunakan layanan transaksi perbankan dalam satu kartu.
Direktur Network and Retail Funding BTN Rully Setiawan mengatakan perseroan berupaya membangun ekosistem layanan yang terintegrasi untuk mendukung aktivitas mahasiswa UNNES. Menurutnya, integrasi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam menjalankan berbagai kebutuhan selama masa studi.
KTM BTN UNNES dapat digunakan sebagai akses menuju sejumlah fasilitas kampus. Beberapa di antaranya mencakup perpustakaan, laboratorium, hingga SPBU yang berada di lingkungan UNNES.
Selain menjadi identitas mahasiswa dan alat akses fasilitas kampus, kartu tersebut juga berfungsi sebagai kartu ATM dan debit BTN. Mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk berbagai transaksi perbankan serta menghubungkannya dengan superapps Bale by BTN.
“Melalui KTM ini, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi mahasiswa dalam mengakses fasilitas kampus sekaligus memenuhi kebutuhan transaksi perbankan sehari-hari. Ini juga menjadi bagian dari upaya BTN memperkenalkan layanan dan literasi keuangan kepada generasi muda sejak dini,” ujar Rully di sela Penerimaan Mahasiswa Baru UNNES di Semarang, Rabu (12/8).
Integrasi tersebut juga diperluas melalui berbagai manfaat tambahan bagi pemegang KTM. Mahasiswa UNNES dapat memperoleh promo dan diskon di sejumlah merchant atau tenant yang bekerja sama dengan BTN.
BTN juga menyiapkan fasilitas khusus bagi mahasiswa UNNES sebagai bagian dari pengembangan kerja sama dengan perguruan tinggi tersebut. Program ini tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan transaksi mahasiswa selama menempuh pendidikan, tetapi juga membangun hubungan layanan dalam jangka panjang.
BTN Siapkan Layanan hingga Alumni
Konsep kerja sama BTN dan UNNES dirancang agar hubungan antara bank dan mahasiswa tidak berakhir ketika masa studi selesai. Setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan, KTM BTN UNNES akan dikembangkan menjadi kartu alumni.
Kartu alumni tersebut nantinya tetap memiliki fungsi sebagai kartu ATM dan debit BTN. Dengan skema tersebut, mahasiswa yang telah lulus tetap dapat menggunakan layanan perbankan BTN sekaligus mempertahankan hubungan dengan ekosistem UNNES.
Rully mengatakan pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari strategi BTN untuk membangun hubungan jangka panjang dengan generasi muda. Perseroan melihat lingkungan perguruan tinggi sebagai salah satu ekosistem yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
“Ke depan, kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada KTM. Setelah mahasiswa lulus, kami ingin tetap hadir melalui kartu alumni dan berbagai layanan perbankan lainnya. Ini merupakan bagian dari komitmen BTN untuk membangun hubungan jangka panjang dengan generasi muda sekaligus memperkuat ekosistem perguruan tinggi,” tutur Rully.
Tidak hanya melalui KTM, sinergi BTN dan UNNES juga akan diarahkan pada pengembangan berbagai layanan yang mendukung kebutuhan ekosistem kampus. Pengembangan tersebut mencakup layanan pembayaran Uang Kuliah Tunggal atau UKT hingga transaksi tanpa uang tunai.
BTN dan UNNES juga akan mengembangkan layanan digital yang dapat mendukung aktivitas institusi dan mahasiswa. Selain itu, kerja sama mencakup layanan payroll dan giro sebagai bagian dari kebutuhan perbankan institusi perguruan tinggi.
Pengembangan berbagai layanan tersebut memperlihatkan upaya BTN mengintegrasikan produk perbankan dengan aktivitas pendidikan. Perseroan tidak hanya menyasar mahasiswa sebagai pengguna layanan, tetapi juga membangun konektivitas dengan kebutuhan institusi hingga alumni.
Bagi mahasiswa, integrasi layanan dapat memberikan akses yang lebih praktis terhadap kebutuhan transaksi selama berada di lingkungan kampus. Sementara bagi universitas, layanan perbankan yang terintegrasi dapat mendukung digitalisasi berbagai aktivitas administrasi dan pembayaran.
Kerja sama dengan UNNES juga melengkapi ekspansi BTN di sektor pendidikan di Semarang. Sebelumnya, BTN telah menjalin kerja sama dengan Universitas Diponegoro atau Undip dalam pengembangan layanan perbankan di lingkungan perguruan tinggi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BTN dalam memperluas ekosistem layanan melalui institusi pendidikan. Perguruan tinggi dinilai memiliki basis pengguna yang luas, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga alumni.
Melalui pengembangan ekosistem tersebut, BTN berupaya meningkatkan pemanfaatan layanan digital dan transaksi perbankan di kalangan generasi muda. Kehadiran KTM terintegrasi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan layanan keuangan kepada mahasiswa sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi.
Dengan hampir 12.000 mahasiswa baru UNNES yang menjadi pengguna KTM BTN UNNES pada 2026, kerja sama ini memiliki basis pengguna yang signifikan. Integrasi antara fungsi kartu mahasiswa dan layanan perbankan diharapkan dapat menciptakan pengalaman layanan yang lebih sederhana bagi mahasiswa.
Di sisi lain, keberlanjutan layanan melalui kartu alumni membuka peluang bagi BTN untuk mempertahankan hubungan dengan nasabah setelah mereka menyelesaikan pendidikan. Skema tersebut memungkinkan hubungan antara mahasiswa, alumni, UNNES, dan BTN berkembang dalam satu ekosistem layanan.
Pengembangan ini sekaligus menunjukkan arah transformasi BTN dalam menghadirkan layanan perbankan yang semakin dekat dengan aktivitas masyarakat. Lingkungan pendidikan menjadi salah satu ruang yang dapat dimanfaatkan untuk mengintegrasikan layanan transaksi, digitalisasi, dan literasi keuangan.
Melalui sinergi dengan UNNES, BTN tidak hanya menghadirkan produk berupa KTM terintegrasi, tetapi juga membangun fondasi ekosistem layanan yang dapat terus berkembang. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi institusi, mahasiswa, dan alumni dalam jangka panjang.






























