Logo Bloomberg Technoz

Namun, upaya untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah belakangan ini telah menekan harga Urals, jenis minyak ekspor utama Rusia.

Pendapatan anggaran negara pada Agustus dihitung berdasarkan harga sedikit di atas US$59 per barel, menurut data otoritas pajak Rusia. Harga rata-rata bulanan Urals sempat mencapai puncaknya di angka hampir US$95 per barel pada musim semi.

Harga minyak ekspor jenis Urals turun di tengah upaya AS-Iran mengakhiri konflik. (Bloomberg)

Secara bulanan, pendapatan minyak Rusia anjlok lebih dari 60% pada Agustus. Penurunan ini terjadi setelah lonjakan besar pada Juli, saat pemerintah biasanya menerima sebagian besar pendapatan dari pajak berbasis laba yang dikenakan terhadap produsen.

Pendapatan Agustus juga tergerus oleh besarnya pembayaran pemerintah kepada kilang minyak demi menjamin pasokan bahan bakar domestik; nilai subsidi melonjak hingga lebih dari 197 miliar rubel, atau setara dengan lebih dari US$2 miliar.

Kilang-kilang minyak di negara tersebut mengalami kesulitan dalam beberapa bulan terakhir akibat serangan drone Ukraina yang tak henti-hentinya.

Dalam upaya meningkatkan pasokan domestik, Moskwa melarang sebagian besar ekspor bensin dan solar serta meningkatkan impor bahan bakar.

Pemerintah telah membayar subsidi bahan bakar kepada perusahaan kilang minyak sebesar hampir 916 miliar rubel sejak awal tahun, menurut perhitungan Bloomberg berdasarkan data Kementerian Keuangan.

Total pendapatan minyak dan gas negara tersebut pada Agustus turun 16% dari tahun sebelumnya menjadi 424 miliar rubel.

(bbn)

No more pages