Rusia Perpanjang Larangan Ekspor Solar di Tengah Konflik Ukraina
News
30 August 2026 07:22

Bloomberg News
Bloomberg, Rusia kembali memperpanjang larangan ekspor solar bagi para produsen demi menjaga pasokan pasar domestik di tengah serangan Ukraina yang semakin intensif terhadap kilang-kilang minyak negara tersebut.
Pemerintah memperpanjang larangan ini hingga 30 September 2026, sebagaimana dinyatakan dalam sebuah pernyataan di situs web resminya pada hari Sabtu. "Keputusan ini diambil untuk mendukung stabilitas pasar bahan bakar domestik," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Langkah ini akan menambah tekanan pada pasokan global bahan bakar tersebut—yang sudah terbatas—akibat konflik di Timur Tengah dan perang Rusia melawan Ukraina. Sebelum serangkaian serangan besar-besaran yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Kyiv terhadap industri penghasil bahan bakar Rusia dalam beberapa bulan terakhir, Rusia merupakan eksportir utama solar, yang menyumbang sekitar 10% dari pasokan global.
Akibat tekanan pasokan global tersebut, cadangan solar AS telah turun ke tingkat musiman terendah yang pernah tercatat, menurut Energy Information Administration (EIA). Situasi di Eropa pun menjadi begitu ketat hingga kawasan tersebut harus mendatangkan bahan bakar dari Meksiko untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.




























