Logo Bloomberg Technoz

Buntut Harga Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite Juli Bengkak 13%

Sabrina Mulia Rhamadanty
27 August 2026 09:00

Antrean pengendara sepeda motor saat mengisi BBM disalah satu SPBU Pertamina. Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Antrean pengendara sepeda motor saat mengisi BBM disalah satu SPBU Pertamina. Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat lonjakan konsumsi Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite sebesar 12,92% pada Juli 2026, sebagai dampak dari kenaikan harga Pertamax sejak Juni. 

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menjelaskan kenaikan signifikan terhadap permintaan Pertalite sudah terjadi sejak Juni, usai pemerintah memberlakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada 10 Juni 2026.

"Ini [Pertalite] konsumsinya cukup lumayan naik pasca adanya kenaikan harga BBM nonsubsidi, baik itu Pertamax maupun Pertamax Turbo," tutur Wahyudi dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta pada Rabu (26/8/2026).


Berdasarkan data BPH Migas, lonjakan konsumsi Pertalite pada rentang 1—31 Juli 2026 rata-rata mencapai 12,92% atau setara dengan 9.794 kiloliter (kl) per hari.

Seorang petugas memindai kode QR di SPBU PT Pertamina di Pangkal Pinang, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Pada bulan sebelumnya atau Juni, rata-rata konsumsi harian Pertalite mencapai 82.760 kl. Angka ini meningkat 6.965 kl atau sekitar 9,19% dibandingkan dengan konsumsi harian normal yang sekitar 75.795 kl.