Perusahaan mengatakan bahwa Akun Toko yang juga mengeluhkan secara terbuka di media sosial tersebut memiliki beberapa kendala dalam pengaksesan, sebagai contoh; pemberian kode OTP yang tidak valid, dan kendala lain seperti penggunaan kata sandi.
“Untuk kendala tersebut, Shopee telah mengarahkan pengguna untuk melakukan login ke Akun Toko dengan menggunakan data yang sesuai maupun melakukan pengaturan ulang kata sandi apabila diperlukan. Laporan terkait kendala tersebut juga telah dibuat untuk ditindaklanjuti oleh tim terkait.”
Lebih jauh Shopee menerangkan, “catatan layanan Shopee menunjukkan bahwa laporan terkait akun toko tersebut telah ditanggapi dan ditindaklanjuti oleh tim Customer Service melalui beberapa kanal, antara lain kunjungan langsung ke kantor Shopee, komunikasi dengan pemilik atau pengelola akun, serta pendampingan dalam proses login ke akun,” perusahaan memaparkan.
Baca Juga: Platform Marketplace Shopee Berencana PHK Ratusan Developer
Berkaca pada hasil pemeriksaan pada sistem dan bukti-bukti, Shopee menegaskan bahwa tidak ada upaya menahan dana Rp6 miliar milik Penjual di Akun Toko. “Kendala-kendala pengaksesan sebagaimana telah Kami sebutkan di atas, telah juga diatasi dan ditanggulangi sesuai dengan prosedur yang berlaku.”
Perusahaan menyatakan tetap melanjutkan proses verifikasi lanjutan atas status Akun Penjual, riwayat transaksi, dan informasi yang disampaikan oleh Penjual sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Adapun hasil verifikasi lanjutkan hanya dapat Kami sampaikan kepada pemilik tercatat dari Akun Toko dan atau pihak yang berwenang.”
“Shopee tidak dapat menyerahkan data-data dan atau bukti-bukti terkait kepada pihak lain, termasuk yang mengaku sebagai investor dari Akun Toko. Pembatasan ini merupakan bagian dari perlindungan keamanan dan kerahasiaan data akun, dan tidak berarti bahwa laporan tersebut tidak ditangani oleh Shopee.”
(red)
































