Logo Bloomberg Technoz

Semarak Merah Putih BRI Jadi Berkah bagi UMKM Sofifi


(Dok. BRI)
(Dok. BRI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - BRI memanfaatkan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk memperkuat pemberdayaan UMKM dan masyarakat di daerah. Bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, BRI menggelar Semarak Merah Putih Kemerdekaan di Sofifi pada Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai elemen pemerintah dalam merayakan kemerdekaan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal. Acara dipusatkan di Desa BRILiaN Balbar, Sofifi.

Semarak Merah Putih Kemerdekaan di Sofifi merupakan salah satu dari 18 titik kegiatan yang digelar BRI secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe dan Regional CEO BRI Manado Elizabeth Primasari.

Berbagai aktivitas dihadirkan untuk melibatkan masyarakat secara langsung. Rangkaian kegiatan mencakup olahraga bersama, perlombaan kemerdekaan, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, hingga panggung rakyat.

Selain menghadirkan kegiatan hiburan dan interaksi masyarakat, BRI membawa pesan kepedulian dalam perayaan kemerdekaan. Masyarakat diajak berpartisipasi membantu proses pemulihan warga yang terdampak bencana di sejumlah daerah Indonesia.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian dalam penggalangan kepedulian tersebut adalah Nusa Tenggara Timur (NTT). Donasi dapat diberikan selama kegiatan berlangsung melalui aplikasi BRImo maupun dengan memindai kode QR pada Wall of Donation yang tersedia di lokasi.

Fasilitas tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkontribusi secara langsung melalui kanal digital. Langkah ini sekaligus mengintegrasikan semangat gotong royong dengan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan sosial.

Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mengapresiasi penyelenggaraan Semarak Merah Putih Kemerdekaan yang digelar BRI di Sofifi. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang positif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam penguatan ekonomi kerakyatan.

“Saya atas nama Pemprov Malut mengapresiasi seluruh jajaran BRI yang telah menghadirkan event positif ini di Sofifi,” ujar Sarbin.

Menurut Sarbin, keterlibatan pelaku UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Bazar memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat yang hadir.

Puluhan tenant UMKM binaan BRI ikut berpartisipasi dalam bazar. Kehadiran mereka memberikan kesempatan untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus berinteraksi langsung dengan calon konsumen.

Tingginya kunjungan masyarakat selama kegiatan juga memberikan dampak terhadap aktivitas penjualan. Momentum tersebut dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus meningkatkan transaksi.

Semarak Merah Putih Buka Peluang UMKM

Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat kegiatan tersebut adalah Yusnita, pemilik UMKM Ikan Kering Sondo-Sondo. Ia melihat Semarak Merah Putih Kemerdekaan sebagai momentum yang membantu meningkatkan penjualan produknya.

“Adanya Semarak Merah Putih ini sangat membantu menambah omzet para pelaku UMKM di Maluku Utara, khususnya Sofifi,” ujar Yusnita.

Peningkatan omzet yang dirasakan pelaku usaha menjadi salah satu gambaran manfaat langsung kegiatan tersebut. Selain menjadi ruang perayaan kemerdekaan, acara juga membuka kesempatan bagi UMKM untuk memperoleh akses pasar yang lebih luas.

Kehadiran bazar UMKM juga mempertemukan produk lokal dengan masyarakat dalam suasana perayaan yang ramai. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun hubungan dengan konsumen.

Bagi UMKM, ruang promosi seperti bazar memiliki arti penting dalam memperluas pengenalan produk. Interaksi langsung dengan konsumen dapat membantu pelaku usaha memahami minat pasar sekaligus memperkenalkan keunggulan produk yang mereka tawarkan.

Semarak Merah Putih di Sofifi juga menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan bersamaan dengan aktivitas sosial dan kebersamaan masyarakat. BRI mengintegrasikan berbagai kegiatan dalam satu momentum untuk memberikan manfaat yang lebih luas.

Pada sisi sosial, penggalangan donasi menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Masyarakat dapat berpartisipasi melalui BRImo dan Wall of Donation sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi dampak bencana.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, momentum kemerdekaan menjadi pengingat mengenai pentingnya persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.

“Melalui Semarak Merah Putih Kemerdekaan, kami mengajak masyarakat untuk bergotong royong dan menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk terus bersatu, saling menguatkan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia,” ujar Dhanny.

Pesan tersebut menjadi bagian dari semangat kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada perayaan. BRI juga ingin menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial dan mendorong masyarakat terlibat dalam berbagai aktivitas produktif.

Pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian dari perhatian BRI di tingkat desa. Melalui Desa BRILiaN, perseroan memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di daerah.

Desa BRILiaN merupakan salah satu bentuk pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas yang mengedepankan penguatan kelembagaan, inovasi, digitalisasi, dan pengembangan ekonomi desa.

Dhanny menyampaikan bahwa hingga Juni 2026, BRI telah menjangkau dan memberdayakan ribuan desa melalui program tersebut. Cakupan tersebut menunjukkan upaya perseroan dalam memperluas pemberdayaan hingga tingkat lokal.

“Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, hingga Juni 2026 BRI telah menjangkau dan memberdayakan 5.703 Desa BRILiaN, yang berfokus pada penguatan kelembagaan, inovasi, digitalisasi, serta pengembangan ekonomi desa secara berkelanjutan,” tutup Dhanny.

Kehadiran Desa BRILiaN Balbar sebagai lokasi kegiatan juga memperlihatkan keterkaitan antara perayaan kemerdekaan dan agenda pemberdayaan masyarakat. Desa tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi ekonomi lokal.

Melalui bazar, pelaku UMKM memperoleh kesempatan memasarkan produk kepada masyarakat. Sementara melalui kegiatan sosial dan kesehatan, masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari rangkaian acara.

Semarak Merah Putih Kemerdekaan di Sofifi pada akhirnya menjadi momentum yang menggabungkan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan pemberdayaan ekonomi dan kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, UMKM, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan penyelenggaraan di 18 titik secara serentak, BRI membawa semangat yang sama ke berbagai daerah Indonesia. Perayaan kemerdekaan diarahkan tidak hanya untuk membangun suasana kebersamaan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkontribusi.

Bagi pelaku UMKM di Maluku Utara, kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan transaksi. Sementara bagi masyarakat, rangkaian kegiatan menghadirkan hiburan, layanan sosial, dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam aksi kepedulian.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya BRI untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Melalui pengembangan desa, dukungan UMKM, pemanfaatan layanan digital, dan aktivitas sosial, BRI mendorong agar momentum kemerdekaan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.