"Saat ini kami sedang dalam tahap restrukturisasi sebagai salah satu langkah strategis untuk menjaga kesinambungan usaha perseroan," jelas Siswanto.
Dia menambahkan, ADHI saat ini juga sedang melakukan transformasi penyehatan fundamental perusahaan antara lain penguatan bisnis inti melalui program divestasi, penataan keuangan, peningkatan efisiensi, serta penyehatan keuangan lainnya yang dilakukan secara terukur diharapkan dapat memperkuat fondasi perusahaan untuk meningkatkan daya saing, memperbaiki kualitas kinerja, dan menciptakan pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
"Transformasi yang dilakukan ADHI bukan sekadar penataan untuk menghadapi kondisi saat ini, tetapi merupakan langkah strategis untuk membangun fondasi yang lebih kuat dalam menyongsong fase penyehatan perusahaan di masa mendatang."
Seperti diketahui, melakukan suspensi perdagangan saham BUMN Karya PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
Suspensi saham ADHI dilakukan per hari ini, Senin (24/8/2026), karena ADHI tidak mampu membayar dua bunga obligasi.
Adapun dua bunga obligasi yang dimaksud adalah sebagai berikut.
- Bunga ke-17 Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022 Seri B (ADHI03BCN3).
- Bunga ke-17 Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022 Seri C (ADHI03CCN3).
"Atas penundaan pembayaran bunga tersebut, mengindikasikan adanya permasalahan pada kelangsungan usaha Perseroan," seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (24/6/2026).
BEI melakukan suspensi perdagangan saham ADHI di seluruh pasar sejak pembukaan pagi ini hingga pengumuman lebih lanjut.
(red)



























