Logo Bloomberg Technoz

Kini, tantangan bagi investor adalah mengidentifikasi perusahaan yang paling terdampak sekaligus yang berpotensi diuntungkan. Sejauh ini, pasar masih memandang rekor rendahnya permukaan air Sungai Rhine sebagai persoalan cuaca, bukan risiko kredit. Namun, “skala gangguan menunjukkan sebaliknya,” tulis Laura Cooper, global investment strategist di Nuveen.

Bloomberg Intelligence memperkirakan cuaca ekstrem akan mendorong belanja global lebih dari US$20 triliun (Rp354,3 kuadriliun) dalam dekade mendatang. Berikut dampaknya terhadap sejumlah industri:

Sistem Pendingin

Schneider Electric SE, ABB Ltd., dan Siemens AG berpotensi diuntungkan dari peningkatan belanja untuk sistem pendingin, otomasi, dan ketahanan jaringan listrik, menurut analis Bloomberg Intelligence Omid Vaziri. Ia juga menyebut Alfa Laval AB dan Wartsila Oyj sebagai perusahaan yang dapat menjadi pilihan untuk memanfaatkan tren sistem pendingin, listrik cadangan, dan microgrid.

Munters Group AB, pemasok sistem pendingin industri, serta Stef, spesialis logistik dengan pengendalian suhu, juga berpotensi diuntungkan, menurut analis BI Andrew John Stevenson.

“Anda ingin berinvestasi pada perusahaan yang menyediakan infrastruktur dasar untuk tren ini,” kata Harrison, manajer portofolio yang berfokus pada investasi ESG di Rathbones.

Namun, valuasi sejumlah perusahaan di industri tersebut sudah tinggi akibat meningkatnya permintaan energi dari sistem AI. Saham Schneider Electric telah melonjak sekitar 25% tahun ini, sehingga rasio harga terhadap labanya mencapai 30 kali. Sementara itu, Munters diperdagangkan sekitar 60 kali laba.

Permintaan AI Dorong Reli Saham Terkait Sistem Pendingin

Industri

Rendahnya permukaan air memaksa kapal tongkang di Sungai Rhine membawa muatan lebih kecil, sehingga meningkatkan biaya pengiriman bagi perusahaan kimia, baja, dan semen.

BASF SE telah berinvestasi pada kapal tanker dengan draft sangat dangkal yang dioperasikan Stolt-Nielsen Ltd., perusahaan pelayaran yang terdaftar di Oslo. Perusahaan tersebut berpotensi diuntungkan jika perusahaan lain harus melakukan perubahan serupa, menurut Stevenson dari BI.

Utilitas

Produsen listrik yang mengandalkan air untuk pendinginan atau menggerakkan turbin pembangkit listrik tenaga air telah memangkas produksinya. EnBW Energie Baden-Wuerttemberg AG memperingatkan dampaknya terhadap laba dapat mencapai beberapa juta euro.

“Perusahaan dengan sumber pembangkitan yang terdiversifikasi, alternatif logistik, atau kekuatan dalam menentukan harga seharusnya mendapatkan keuntungan,” kata Cooper dari Nuveen.

Pertanian

Petani mungkin membutuhkan inovasi ilmiah untuk mengatasi tekanan lingkungan dalam jangka panjang. Bayer AG, BASF, KWS SAAT SE, dan Corteva Inc. tengah mengembangkan produk untuk melindungi hasil panen dalam kondisi yang semakin ekstrem.

Novonesis A/S, yang memproduksi enzim untuk mendorong pertumbuhan akar lebih dalam, juga menjadi salah satu perusahaan yang patut diperhatikan, menurut Self dari Pictet.

Ritel

Mitchells & Butlers Plc menjadi salah satu perusahaan yang menyebut cuaca panas di Inggris sebagai faktor yang menekan penjualan, sementara Dunelm mengatakan kondisi tersebut mengurangi jumlah kunjungan pelanggan.

Sebaliknya, unit air Nestlé SA dan Carlsberg A/S mengatakan cuaca Eropa yang lebih hangat memberikan dorongan terhadap bisnis mereka.

(bbn)

No more pages