Logo Bloomberg Technoz

Dalam kesempatan itu, Bahlil turut didampingi oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Tri Winarno dan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Eniya Listiani Dewi.

Di sektor energi, Indonesia dan Bangladesh memiliki nota kesepahaman tentang kerja sama energi yang diteken pada 4 September 2023. 

Melalui nota kesepahaman tersebut Indonesia menyatakan siap untuk memasok batu bara yang stabil dan terjangkau untuk Bangladesh.

Kedua negara juga sepakat untuk membuka ruang kolaborasi pengembangan infrastruktur energi, pembangkit listrik baru, memajukan proyek minyak dan gas bumi (migas), serta meningkatkan inisiatif energi terbarukan.

Sekadar catatan, Bangladesh dikabarkan tengah melirik Asia Tenggara untuk mendapatkan gas alam seiring dengan gangguan berkepanjangan pada pengiriman melalui Selat Hormuz yang memperparah krisis energinya.

Berdasarkan laporan Bloomberg News, Bangladesh berencana membeli gas alam cair atau liquified natural gas (LNG) dari Malaysia menggunakan kontainer kriogenik khusus, yang juga dikenal sebagai tangki ISO, sebagai solusi segera untuk mengatasi kekurangan energinya.

Dalam jangka panjang, negara tersebut juga sedang merancang rencana pembangunan pipa gas untuk membeli gas dari Myanmar sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Teluk Persia.

Rencana pipa gas tersebut juga sempat diusulkan oleh Menteri Energi Iqbal Hassan Mahmood dalam wawancara dengan surat kabar lokal The Daily Star pada 2 Agustus.

Bangladesh juga berencana mencari pasokan LNG dari AS dan telah meluncurkan tender dalam beberapa pekan terakhir untuk mendapatkan pasokan segera.

Negara tersebut juga masih kesulitan memperoleh volume bahan bakar yang didinginkan secara ekstrem sesuai kebutuhan, sehingga memaksa rumah tangga dan industri untuk mengurangi konsumsi energi.

(azr/ros)

No more pages