Logo Bloomberg Technoz

Update Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 150 Ribu Warga Mengungsi

Redaksi
23 August 2026 12:41

Pemetaan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa NTT (Dok. BNPB)
Pemetaan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa NTT (Dok. BNPB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban jiwa atas bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 skala richter di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Sabtu (22/8/2026) mencapai 87 orang.

Korban meninggal dunia NTT tersebar di tujuh kabupaten, dengan angka tertinggi berada di Kabupaten Manggarai sebanyak 31 jiwa dan Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 30 jiwa. Sementara itu, wilayah Nagekeo mencatat 13 korban jiwa, Sikka 9 jiwa, Ngada 4 jiwa, Ende 2 jiwa, serta Manggarai Barat 1 jiwa.

Selain korban meninggal, gelombang gempa NTT juga mengakibatkan ribuan warga mengalami luka-luka. Pos Pendamping Nasional melaporkan bahwa total korban luka mencapai 1.298 orang, yang terdiri atas 336 luka berat, 61 luka sedang, dan 895 luka ringan. Mayoritas korban luka terkonsentrasi di Kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai.

Jumlah warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka pun terus bertambah akibat tingginya frekuensi gempa susulan.


Adapun, BMKG mencatat sebanyak 5.012 gempa susulan terjadi hingga Jumat (21/8/2026) pagi, dengan 124 di antaranya dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Jumlah pengungsi sementara tercatat mencapai 150.576 jiwa yang tersebar di tujuh kabupaten terdampak," tulis Pos Pendamping Nasional BNPB dalam rilis resminya, dikutip Minggu (23/8/2026).