Logo Bloomberg Technoz

Tim Gabungan: 4 Ha Lahan Kebakaran di Banjar, Kalimantan Selatan

Redaksi
23 August 2026 10:55

Aksi pemadaman Karhutla Banjar oleh tim gabungan, dok: Kab. Bajar, Kalsel.
Aksi pemadaman Karhutla Banjar oleh tim gabungan, dok: Kab. Bajar, Kalsel.

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tim gabungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, melaporkan kebakaran hutan telah melanda sekitar 4 hektar (ha) lahan gambut di Jalan Pemajatan Km 2,5, Kecamatan Gambut. Adapun, api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 14.01 WITA di area vegetasi semak belukar, purun, pohon galam, dan akasia pada Jumat (21/8/2026).

Dalam keterangan persnya hingga hari Sabtu, petugas telah memadamkan api di area seluas 2,5 hektar. Namun, penyebab kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan.

Selama aksi pemadaman, tim gabungan melakukan asesmen lokasi, pemadaman terpadu, serta pendinginan atau cooling down. Pemantauan berkala terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi munculnya bara api susulan dari dalam tanah gambut.

“Penanganan karhutla membutuhkan kecepatan, kekompakan dan kewaspadaan, terlebih pada lahan gambut. Kami mengapresiasi seluruh unsur yang bersama-sama melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (23/8/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama selama musim kemarau, serta segera melaporkan kemunculan titik api kepada petugas.

Wasis menambahkan bahwa penanganan karhutla ini melibatkan Satgas Darat BPBD Kabupaten Banjar, PMI Kabupaten Banjar, BPK Kulawarga, BPK Sabilul Wustho, Kerukunan Relawan Pemadam Gambut, dan Kerukunan Relawan Pemadam Sungai Tabuk.

Dukungan Penanganan Karhulta di Kabuputan Banjar oleh Kementerian PU (Dok. Kementerian PU)

Di sisi lain, proses pemadaman ini turut mendapat dukungan sarana dan prasarana dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III. BWS Kalimantan III mengerahkan personel Satuan Tugas Penanggulangan Bencana, peralatan pemadam portable, pompa air (alkon), mobile pump, hingga ekskavator.

“Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Kepala BWS Kalimantan III Banjarmasin, Sandi Erryanto, menjelaskan bahwa pasokan air pemadaman dimanfaatkan dari saluran irigasi, sungai, dan embung terdekat, serta didukung tiga unit mobil tangki bantuan BPBPK Kalimantan Selatan.

“BWS Kalimantan III menurunkan tim untuk mendukung pemadaman dan pembasahan lahan. Peralatan yang disiapkan antara lain pompa Alkon, mobile pump, dan excavator sesuai kebutuhan penanganan di lapangan,” ujar Sandi.

“Untuk sumber air, kami memanfaatkan sumber yang tersedia di sekitar lokasi, antara lain sungai, saluran irigasi, dan embung. Pengambilannya disesuaikan dengan jarak, akses menuju lokasi, serta ketersediaan debit agar dukungan air dapat diberikan secara efektif,” pungkasnya.