Kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.
Sebelumnya, Survei yang dihimpun Bloomberg terhadap 29 ekonom dan analis menghasilkan median proyeksi BI Rate 5,75%, dengan rata-rata sedikit lebih tinggi 5,75%. Estimasi terendah berada di 5,75%, sementara estimasi tertinggi mencapai 6%.
Dengan begitu, pasar sebenarnya hampir bulat memperkirakan BI mempertahankan BI Rate di 5,75% pada RDG Agustus 2026. Nilai tukar rupiah yang relatif stabil di rentang Rp17.800-Rp17.900/US$ sepanjang bulan Agustus menjadi fondasi kebijakan ini.
Pandangan Ekonom
Konsensus ini sejalan dengan proyeksi Bloomberg Economics yang menilai stabilnya rupiah dan inflasi yang masih berada dalam sasaran memberi ruang bagi BI untuk menahan suku bunga BI Rate.
Namun, Ekonom Bank UOB Indonesia, Enrico Tanuwidjaja, memiliki pandangan berbeda dan memperkirakan risiko terhadap rupiah masih cukup besar dengan memproyeksikan BI Rate kembali naik menjadi 6%.
Pandangan yang lebih hawkish ini datang bukan tanpa alasan, sejatinya pergerakan rupiah pada kuartal kedua tahun ini telah melemah 4,96%. Pelemahan itu menggenapi anjloknya rupiah sepanjang tahun sebesar 6,44%, dan menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia.
Sehingga, BI dirasa masih perlu menaikkan suku bunga untuk memberi tambahan daya tarik bagi aset rupiah, dan memperkuat insentif bagi investor untuk mempertahankan atau menambah eksposur terhadap aset domestik.
Terlebih, pudarnya prospek perdamaian antara Amerika Serikat (AS) kembali mengerek harga minyak ke US$91/barel, dan menghidupkan kembali kekhawatiran akan inflasi global yang berpotensi mengerek suku bunga The Fed.
Sedangkan, kelompok ekonom dan analis yang memperkirakan kecenderungan BI menahan BI Rate di 5,75% sepertinya melihat bahwa BI sudah melakukan pengetatan yang cukup agresif.
(lav)



























