"Ada yang pakai konstruksi masing-masing terutama yang dekat hunian, namun untuk area-area yang terbuka saya selalu menyarakan pakai pendekatan alamiah, dengan vegetasi pantai untuk menahan abrasi," pungkasnya.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan niatnya untuk menyelesaikan proyek tanggul laut raksasa GSW dalam tempo delapan tahun.
Proyek tersebut, tegas Kepala Negara, akan dibiayai oleh Danantara Development Management Fund (DDMF), yang nantinya juga turut mendanai proyek mobil dan motor nasional, serta proyek-proyek transformasi lainnya.
"Kita harus belajar dari Belanda. Belanda membangun infrastruktur perlindungan jangka panjang tanpa perlu menunggu bencana. Giant Sea Wall di Belanda kini melindungi jutaan penduduk Belanda dan menjadi simbol kemampuan teknologi nasional Belanda," kata presiden dalam pidato kenegaraannya di Gedung Parlemen, Jumat (14/08/2026).
"Mungkin akan butuh 15 hingga 20 tahun untuk kita menyelesaikan pembangunan Giant Sea Wall, tetapi kita harus mulai. Pembangunan ini kita bagi ke 15 segmen, dan jika dilaksanakan serentak bisa delapan tahun selesai."
Dalam paparannya, proyek Giant Sea Wall kali ini dirancang dengan panjang 575 kilometer (km) dan estimasi biaya mencapai US$100 miliar (sekitar Rp1,78 kuadriliun asumsi kurs saat ini).
Proyek ini diklaim akan melindungi 50 juta penduduk Pantura Jawa. Terlebih, sebanyak 38% produk domestik bruto (PDB) Indonesia disumbang oleh wilayah yang memiliki 70 kawasan industri, 5 kawasan ekonomi, dan menjadi poros logistik nasional ini.
(ain)
































