Logo Bloomberg Technoz

Saham BYAN berhasil melejit hingga menembus Auto Reject Atas (ARA) mencapai 20% di level Rp17.275/saham usai sebanyak 5,22 juta saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksi saham BYAN hari ini mencapai Rp88,49 miliar.

Yang juga sama potensialnya, saham Pradiksi Gunatama (PGUN) mencatatkan kenaikan 20% menyentuh posisi Rp9.175/saham. Nilai transaksi jual–beli saham PGUN mencapai Rp1,56 miliar.

Sepuluh saham teratas yang menopang IHSG.

  1. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyumbang 47,11 poin
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyumbang 6,65 poin
  3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyumbang 4,48 poin
  4. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menyumbang 3,27 poin
  5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyumbang 2,46 poin
  6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyumbang 1,84 poin
  7. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) menyumbang 1,54 poin
  8. PT United Tractors Tbk (UNTR) menyumbang 1,41 poin
  9. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menyumbang 1,37 poin
  10. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menyumbang 1,33 poin

Namun demikian, kenaikan IHSG tersebut dibatasi oleh penurunan sejumlah saham. Diantaranya adalah sebagai berikut.

Lima saham yang menjadi penghambat kenaikan IHSG siang hari ini.

  1. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) mengurangi 3,56 poin
  2. PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) mengurangi 3,52 poin
  3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mengurangi 1,22 poin
  4. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) mengurangi 1,2 poin
  5. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengurangi 1,16 poin

(fad)

No more pages