Pada jumlah ekuitas, perubahan terdapat pada pengurangan saldo laba sebesar Rp26,06 miliar, sehingga jumlah ekuitas setelah transaksi adalah sebesar Rp23,92 triliun.
SILO akan melakukan akuisisi melalui dua tahap. Tahap pertama mencakup akuisisi 100% saham pada delapan perusahaan, sedangkan tahap kedua mencakup enam perusahaan yang akan dilaksanakan apabila pemegang opsi jual mengeksekusi haknya.
Kedelapan rumah sakit yang akan diakuisisi pada tahap pertama itu adalah sebagai berikut.
- Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang
- Siloam Hospitals Purwakarta
- Siloam Hospitals Lippo Village
- Siloam Hospitals Kebon Jeruk
- Siloam Hospitals Denpasar
- Siloam Hospitals Kupang
- Siloam Hospitals Baubau
- Siloam Hospitals Manado
Sementara, untuk tahap kedua, daftarnya adalah sebagai berikut.
- Siloam Hospitals Labuan Bajo
- Siloam Hospitals TB Simatupang
- Siloam Hospitals Makassar
- Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre
- Siloam Hospitals Lippo Cikarang
- Siloam Hospitals Yogyakarta
Total nilai transaksi mencapai Rp6,91 triliun, yang berasal dari nilai properti yang menjadi objek transaksi tahap pertama sebesar Rp5,12 triliun dan tahap kedua Rp3,88 triliun, setelah dikurangi komitmen belanja modal serta penyesuaian aset dan liabilitas bersih sebesar Rp2,09 triliun.
Nilai transaksi tersebut setara dengan 67,57% ekuitas SILO per 31 Maret 2026, sehingga dikategorikan sebagai transaksi material dan membutuhkan persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB yang direncanakan pada 22 September 2026.
(red)




























