Transformasi Digital Perbankan, BRI Raih Dua Penghargaan Asia

Bloomberg Technoz, Jakarta - BRI kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional setelah meraih dua penghargaan dalam ajang Asian Banking & Finance Awards 2026 di Singapura, Kamis (2/7/2026).
Dalam ajang tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dinobatkan sebagai Domestic Liquidity Management Bank of the Year dan Domestic Retail Bank of the Year.
Dua penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap upaya BRI dalam memperkuat kapabilitas bisnis, mempercepat transformasi digital, sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Penghargaan pertama, Domestic Liquidity Management Bank of the Year, diberikan atas kemampuan BRI menyediakan solusi pengelolaan likuiditas yang terintegrasi bagi nasabah korporasi dan institusi.
Melalui layanan treasury dan cash management, BRI membantu nasabah mengelola arus kas secara lebih optimal. Solusi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung proses pengambilan keputusan bisnis.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan penghargaan internasional tersebut menjadi dorongan bagi perseroan untuk terus menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah kepada berbagai segmen nasabah.
"Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya BRI dalam membangun layanan perbankan yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah. Kami melihat bahwa pengelolaan aset saat ini tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai, tetapi juga pada bagaimana nilai tersebut dapat dijaga dan diteruskan lintas generasi. Karena itu, kami terus memperkuat peran BRI sebagai mitra terpercaya bagi nasabah dalam setiap tahap perjalanan finansialnya," ujar Dhanny.
Salah satu faktor yang mendukung pencapaian BRI dalam pengelolaan likuiditas adalah QLola by BRI. Platform integrated corporate solution tersebut menyatukan sejumlah layanan keuangan korporasi dalam satu ekosistem digital.
QLola by BRI mencakup layanan cash management, trade finance, supply chain, foreign exchange, hingga investment services. Integrasi tersebut memberikan kemudahan bagi nasabah korporasi untuk mengelola transaksi dan kebutuhan likuiditas melalui satu akses.
Platform tersebut juga memungkinkan proses pengelolaan keuangan dilakukan secara lebih efisien dan aman. Nasabah dapat memantau serta menjalankan berbagai aktivitas transaksi secara real-time melalui ekosistem digital yang terintegrasi.
QLola Dorong Pertumbuhan Transaksi Korporasi
Hingga Juni 2026, jumlah pengguna QLola by BRI tercatat telah melampaui 384 ribu user. Jumlah tersebut tumbuh 49 persen secara tahunan atau year on year dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pengguna tersebut turut diikuti peningkatan aktivitas transaksi. Volume transaksi yang diproses melalui QLola by BRI mencapai Rp6.857 triliun atau meningkat 35 persen secara tahunan.
Sementara itu, jumlah transaksi melalui platform tersebut mencapai 43,1 juta transaksi hingga Juni 2026. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan 28 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Peningkatan pemanfaatan QLola by BRI juga memberikan kontribusi terhadap kinerja penghimpunan dana perseroan. Pada periode yang sama, platform tersebut berkontribusi terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI sebesar Rp309 triliun.
Selain itu, pemanfaatan QLola turut menghasilkan Fee Based Income (FBI) senilai Rp53,8 miliar. Data tersebut menunjukkan semakin besarnya peran layanan digital dalam mendukung aktivitas bisnis dan kinerja perbankan BRI.
Dhanny mengatakan penggunaan QLola by BRI telah meluas di berbagai sektor industri. Perluasan tersebut mencakup sektor yang memiliki kebutuhan transaksi dan pengelolaan keuangan dengan tingkat kompleksitas berbeda.
“Pemanfaatan QLola by BRI terus meluas di berbagai sektor industri, mulai dari agribisnis, pertambangan, FMCG, telekomunikasi, hingga sektor ekonomi digital seperti e-commerce dan fintech. Hal ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan dunia usaha terhadap solusi digital yang mampu mendukung pengelolaan keuangan dan operasional bisnis secara efisien, terintegrasi, dan real-time,” kata Dhanny.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi layanan korporasi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam aktivitas bisnis. Perusahaan membutuhkan sistem yang dapat mengintegrasikan transaksi, pengelolaan kas, pembiayaan perdagangan, hingga kebutuhan investasi dalam satu ekosistem.
Di sisi lain, penghargaan kedua yang diterima BRI adalah Domestic Retail Bank of the Year. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas konsistensi perseroan dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut juga mencerminkan upaya BRI memperkuat kapabilitas digital serta mengembangkan berbagai inovasi produk. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah seiring perkembangan teknologi dan pola transaksi.
BRI memiliki jaringan layanan yang luas dan ditopang ekosistem digital yang terus berkembang. Kombinasi tersebut menjadi salah satu fondasi perseroan dalam menghadirkan layanan perbankan yang dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat.
Melalui pengembangan kanal digital dan jaringan layanan, BRI berupaya menghadirkan pengalaman perbankan yang mudah digunakan, aman, serta inklusif. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan akses terhadap layanan keuangan dapat terus diperluas.
Dua penghargaan yang diraih dalam Asian Banking & Finance Awards 2026 memperlihatkan dua sisi penguatan bisnis BRI, yakni layanan bagi nasabah korporasi dan institusi serta layanan ritel bagi masyarakat.
Di segmen korporasi, pengembangan platform seperti QLola by BRI menjadi bagian dari strategi digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan. Sementara di segmen ritel, penguatan jaringan dan ekosistem digital diarahkan untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman nasabah.
Bagi BRI, pengakuan dari ajang internasional tersebut menjadi momentum untuk melanjutkan transformasi bisnis. Pengembangan layanan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan transaksi, tetapi juga pada penciptaan nilai jangka panjang bagi nasabah.
Perseroan juga menempatkan kebutuhan nasabah sebagai salah satu fokus dalam pengembangan produk dan layanan. Dengan pendekatan tersebut, BRI berupaya mempertahankan posisinya sebagai mitra finansial yang dapat mendampingi nasabah dalam berbagai tahapan perjalanan keuangan.
Perolehan dua penghargaan di Singapura sekaligus memperkuat rekam jejak BRI di kancah perbankan Asia. Capaian tersebut menjadi penanda bahwa transformasi digital dan pengembangan solusi keuangan terus menjadi bagian penting dari strategi perseroan dalam menghadapi perubahan industri perbankan.
































