Logo Bloomberg Technoz

Sebanyak 20 SPBU yang belum beroperasi akan dipulihkan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

"Pasokan BBM dan LPG tetap kami jaga dan pemulihan operasional SPBU dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan. Kami juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan energi melalui SPBU yang masih beroperasi," ujarnya.

Untuk wilayah Manggarai, terdapat dua SPBU yang mengalami kerusakan sarana di area pengisian sehingga belum dapat beroperasi. Masyarakat masih dapat menggunakan SPBU lain di wilayah tersebut, antara lain SPBU 54.86.501 di Jalan Yos Sudarso, SPBU 54.86.503 di Jalan Ruteng-Benteng Jawa, serta SPBU 54.86.509 di Jalan Raya Ruteng-Labuan Bajo Km 4.

Sementara itu, lima agen LPG di wilayah Flores masih beroperasi dengan kondisi sarana yang aman. Stok LPG di masing-masing agen terus dipantau dan disesuaikan dengan kebutuhan penyaluran serta suplai.

Untuk minyak tanah, sebanyak 12 agen terdampak bencana. Pertamina Patra Niaga terus memaksimalkan operasional dan distribusi dengan memperhatikan kondisi Fuel Terminal (FT) Reo yang masih mengalami kendala serta akses jalan yang terdampak longsor, termasuk jalur Nagakeo-Ngada menuju FT Ende.

Kondisi akses jalan menjadi salah satu tantangan dalam proses distribusi energi. Sejumlah ruas yang terdampak longsor di antaranya Jalan Reo-Ruteng, Jalan Trans Flores ruas Ende-Bajawa, dan Jalan Trans Marapokot.

Penanganan longsor masih dilakukan menggunakan alat berat. Kondisi jalan juga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan di lapangan.

"Kami terus melakukan monitoring kondisi sarana dan fasilitas serta mengamankan jalur distribusi yang terdampak. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder juga terus dilakukan agar penyaluran BBM dan LPG tetap berjalan secara aman dan optimal," kata Kitty.

(fik/ell)

No more pages