Logo Bloomberg Technoz

BAHAN BAKAR MINYAK

Harga Asli Pertamax Tembus Rp18.650, Pertamina Disebut 'Nombok'

Sabrina Mulia Rhamadanty
30 September 2026 11:10

Seorang petugas mengambil nosel pompa bensin di SPBU PT Pertamina di Nusa Dua, Bali, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Seorang petugas mengambil nosel pompa bensin di SPBU PT Pertamina di Nusa Dua, Bali, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Praktisi senior industri minyak dan gas bumi (migas) sekaligus Presiden Direktur PT Petrogas Jatim Utama Cendana Hadi Ismoyo menilai PT Pertamina (Persero) hingga saat ini masih harus menanggung selisih harga atau menombok untuk produk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. 

Kondisi ini terjadi karena harga jual ritel Pertamax di SPBU masih berada di bawah perhitungan harga keekonomian idealnya.

Hadi mengestimasikan perhitungan harga keekonomian jenis Pertamax saat ini menyentuh angka sekitar Rp18.650/liter.


Prediksi tersebut didapatkan berdasarkan perkiraan perhitungan dengan parameter acuan rata-rata harga minyak mentah jenis Brent sebesar US$100/barel.

Pengendara mengantre mengisi bbm Pertamax di SPBU Pertamina, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Selain pergerakan harga minyak mentah global, kalkulasi tersebut juga memperhitungkan asumsi tingkat imbal hasil produk atau yield yang berada di kisaran 0,6.