Logo Bloomberg Technoz

Pasar Minyak Tak Pasti, Pakar Migas Sebut ICP 2027 Idealnya US$80

Azura Yumna Ramadani Purnama
15 August 2026 08:45

Nodding donkey di Azerbaijan./Bloomberg-Taylor Weidman
Nodding donkey di Azerbaijan./Bloomberg-Taylor Weidman

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar energi menilai target Indonesian Crude Price (ICP) di level US$75/barel dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 yang ditetapkan pemerintah belum cukup aman untuk memitigasi potensi gejolak pasar energi tahun depan.

Praktisi senior industri migas sekaligus Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) Hadi Ismoyo berpendapat, idealnya, ICP periode 2027 ditetapkan di level US$80/barel.

“Terkait dengan ICP, menurut kami [semestinya] sekitar US$80/barel,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (15/8/2026).


Hadi berpandangan situasi pasar minyak dunia pada 2027 masih belum menentu seiring dengan konflik geopolitik, khususnya antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang belum menemukan titik terang.

Grafik pergerakan minyak. (Sumber: Bloomberg)

Walhasil, menurutnya, terdapat kecenderungan harga masih akan bertahan di level psikologis tinggi pada tahun depan.