Logo Bloomberg Technoz

Target Lifting Minyak 2027 Diproyeksi Sulit, Gas Lebih Realistis

Azura Yumna Ramadani Purnama
15 August 2026 12:00

(Dok. PHE)
(Dok. PHE)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Target produksi siap jual atau lifting minyak 2027 yang ditetapkan sejumlah 610.000 barel per hari (bph) dinilai terlalu ambisius jika dihitung tanpa memasukkan komponen gas minyak cair atau liquefied petroleum gas (LPG).

Praktisi senior industri migas Hadi Ismoyo mengatakan target lifting minyak dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 memang tidak mengalami perubahan dari APBN 2026.

Namun, dengan target yang sama saja, performa lifting minyak tahun ini cenderung di bawah target jika tidak mencakup volume produksi LPG. 


“Terkait dengan target [lifting minyak 2027 sejumlah] 610.000 bph, menurut saya sangat ambisius dan tidak realistis. Tahun ini saja, 2026, rata-rata sekitar 580.000 bph, termasuk LPG. Jika tanpa LPG, sekitar 560.000 bph,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (15/8/2026).

(Dok. PHE)

Hadi, yang juga Presiden Direktur PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC), menambahkan kinerja produksi siap jual minyak tahun depan kemungkinan masih akan cukup menantang untuk dapat mencapai target pemerintah.