Logo Bloomberg Technoz

Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan

Azura Yumna Ramadani Purnama
14 August 2026 09:40

Seorang petugas mengambil nosel pompa bensin di SPBU PT Pertamina di Nusa Dua, Bali, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Seorang petugas mengambil nosel pompa bensin di SPBU PT Pertamina di Nusa Dua, Bali, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) mengaku masih menunggu arahan dan kebijakan dari pemerintah ihwal rencana pembatasan pembelian Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite untuk masyarakat berpendapatan tinggi.

Corporate Secretary PPN Roberth MV Dumatubun menyatakan perseroan siap menjalankan kebijakan yang memberikan dampak positif terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, termasuk pembatasan pembelian Pertalite untuk masyarakat desil 9 dan 10.

“Prinsipnya kebijakan yang positif untuk masyarakat kita dukung dan Pertamina akan mengikuti arahan dan kebijakan pemerintah khususnya demi distribusi BBM bersubsidi yang tepat sasaran,” kata Roberth ketika dihubungi, Jumat (14/8/2026).

Sejumlah pengendara mengantre mengisi BBM di SPBU Pertamina, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya membeberkan rencana pembatasan pembelian BBM bersubsidi Pertalite bagi masyarakat kaya.

Dia mencontohkan masyarakat yang menggunakan mobil mewah seperti BMW hingga Mercedes-Benz bakal dilarang untuk membeli Pertalite.