Perusahaan menilai penguatan fundamental menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis asuransi. Selain mengejar pertumbuhan, IFG Life juga berupaya memastikan kemampuan perusahaan dalam memenuhi seluruh kewajibannya kepada pemegang polis.
Direktur Keuangan merangkap Plt. Direktur Utama IFG Life, Ryan Diastana Firman, mengatakan capaian sepanjang 2025 merupakan hasil dari upaya perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis. Strategi tersebut dilakukan dengan tetap menjaga keseimbangan antara ekspansi usaha dan pengelolaan risiko.
"Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui fundamental perusahaan yang kuat. Karena itu, kami terus memperkuat kualitas bisnis, menerapkan tata kelola yang baik, serta mengelola investasi dan risiko secara prudent. Kinerja 2025 menjadi cerminan dari upaya tersebut, sekaligus memperkuat kemampuan perusahaan untuk terus memenuhi komitmen kepada seluruh pemegang polis dan menghadirkan perlindungan yang relevan di setiap tahap kehidupan masyarakat Indonesia," ujar Ryan.
Strategi IFG Life Jaga Pertumbuhan Bisnis
IFG Life menyebut kualitas kinerja operasional perusahaan tetap terjaga sepanjang 2025. Hal tersebut didukung oleh pengelolaan portofolio bisnis yang dilakukan secara disiplin serta strategi investasi yang disusun dengan mempertimbangkan aspek risiko dan keberlanjutan.
Perusahaan juga terus mengarahkan pertumbuhan bisnis agar tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan. Pengelolaan risiko dan kualitas portofolio menjadi bagian penting untuk memastikan pertumbuhan dapat berlangsung secara sehat dalam jangka panjang.
Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan atau PSAK 117 bagi industri asuransi jiwa pada 2025 turut menjadi momentum bagi IFG Life. Implementasi standar tersebut mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan transparansi sekaligus kualitas pelaporan keuangan.
PSAK 117 menjadi bagian dari perubahan penting dalam industri asuransi karena mendorong perusahaan untuk menyajikan informasi keuangan secara lebih transparan. Bagi IFG Life, penerapan standar tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kualitas pengelolaan dan pelaporan kinerja perusahaan.
Di tengah pertumbuhan bisnis, IFG Life juga menempatkan pengelolaan investasi secara prudent sebagai salah satu fokus utama. Pendekatan tersebut diperlukan untuk menjaga kesehatan perusahaan sekaligus mendukung kemampuan dalam memenuhi kewajiban kepada para pemegang polis.
Kinerja operasional yang positif turut memperkuat posisi IFG Life dalam menghadapi perkembangan industri asuransi jiwa. Perusahaan melihat fondasi bisnis yang kuat sebagai modal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan yang ditawarkan.
Fokus pada Inovasi dan Kolaborasi
Ke depan, IFG Life berencana melanjutkan penguatan fundamental melalui berbagai strategi. Salah satunya dilakukan dengan mendorong inovasi pada produk dan layanan agar dapat menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Perusahaan juga akan memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai mitra. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan bisnis sekaligus memperluas kemampuan IFG Life dalam menghadirkan layanan perlindungan yang relevan.
Di sisi investasi, prinsip kehati-hatian tetap menjadi bagian dari strategi perusahaan. IFG Life akan terus mengelola portofolio investasi dengan mempertimbangkan tingkat risiko serta kebutuhan perusahaan dalam menjaga kesehatan keuangan.
Dengan kombinasi penguatan bisnis, inovasi produk, kolaborasi, dan pengelolaan investasi yang prudent, perusahaan optimistis dapat mempertahankan kinerja positif. Strategi tersebut sekaligus diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.
IFG Life menilai kinerja perusahaan yang sehat tidak hanya tercermin dari pencapaian laba. Kemampuan menjaga kualitas bisnis, memenuhi kewajiban kepada pemegang polis, serta mempertahankan tata kelola yang baik juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Capaian 2025 menjadi pijakan bagi IFG Life untuk melanjutkan pengembangan bisnis pada tahun-tahun berikutnya. Dengan laba bersih Rp482,12 miliar, pertumbuhan pendapatan jasa asuransi, serta RBC yang berada di atas ketentuan minimum, perusahaan memiliki modal yang lebih kuat untuk menjalankan agenda bisnis secara berkelanjutan.
Bagi industri asuransi jiwa, penguatan fundamental menjadi semakin penting di tengah kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan finansial. IFG Life pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang relevan sekaligus menjaga keberlanjutan perusahaan.
Ke depan, perusahaan akan tetap menyeimbangkan pertumbuhan usaha dengan prinsip kehati-hatian. Langkah tersebut diharapkan dapat mempertahankan momentum kinerja positif sekaligus memperkuat kepercayaan pemegang polis dan masyarakat terhadap IFG Life.
(tim)































