AS Kecam Uji Coba Rudal Balistik China di Samudra Pasifik
News
12 August 2026 07:20

Magdalena Del Valle dan Li Liu - Bloomberg News
Bloomberg, Amerika Serikat (AS) mengkritik China karena dinilai tidak memberikan pemberitahuan yang cukup sebelum melakukan uji coba rudal balistik antarbenua di Samudra Pasifik pada bulan lalu. Kritik ini disampaikan ketika pemerintahan Donald Trump berupaya menekan China terkait perkembangan persenjataan nuklirnya.
“Alih-alih memberikan transparansi dan pemberitahuan yang memadai, Beijing memilih pendekatan yang membingungkan dan provokatif,” kata pejabat Departemen Luar Negeri AS Victoria Nibarger dalam konferensi perlucutan senjata di Jenewa.
Dia merujuk pada uji coba rudal balistik antarbenua yang dapat membawa hulu ledak nuklir dan diluncurkan dari kapal selam China pada 6 Juli. Nibarger menyebut China gagal memberi peringatan kepada seluruh negara yang berpotensi terdampak, sementara negara-negara yang mendapat pemberitahuan hanya menerima kabar "paling cepat dua jam sebelum meluncur."
China membantah klaim AS tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan pemberitahuan yang cukup sebelum uji coba rudal yang diluncurkan dari kapal selam itu.






























