Logo Bloomberg Technoz

Banyak yang tak Lolos, Pemerintah Permudah Syarat Bedah Rumah

Pramesti Regita Cindy
10 August 2026 12:10

Pekerja menyelesaikan pembangunan rumah di perumahan kawasan Cileungsi, Jawa Barat, Kamis (30/5/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja menyelesaikan pembangunan rumah di perumahan kawasan Cileungsi, Jawa Barat, Kamis (30/5/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) mengubah strategi penyaluran program bedah rumah setelah banyak calon penerima bantuan yang diajukan pemerintah daerah gugur dalam proses validasi. 

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Muhamad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, Senin (10/8/2026). 

Dalam penjelasannya, Tito mengatakan dari sekitar 300 rumah yang diusulkan setiap daerah, jumlah yang dinyatakan memenuhi kriteria bahkan bisa hanya sekitar 50 rumah. 


Sehingga menyikapi kondisi tersebut pemerintah mempertimbangkan untuk memberikan tambahan kuota kepada daerah yang mampu mengajukan data calon penerima secara lengkap dan sesuai kriteria.

"Kita agak sedikit merubah strategi dengan Pak Menteri Perumahan. Kita lihat dari respon dari kepala daerah daerah-kepala daerah yang mengirimkan data by name, by address sesuai kriteria dan juga kelihatan agresif itu rencana kita akan tambah dari 300 mungkin kita kasih 1.000 agar target 400 ribu bisa terpenuhi karena yang dikasihkan [kepala daerah] 300 yang lolos cuma 50 saya bisa nggak tahu [kenapa bisa begitu]," kata Tito.