Logo Bloomberg Technoz

Tabrakan di landasan, meski sering terjadi pada kecepatan yang relatif rendah, tetap dapat menimbulkan konsekuensi fatal.

Dalam insiden terbaru, seorang awak kabin Jetstar mengalami cedera ketika pesawat berhenti secara tiba-tiba. Sambungan antara roda pendaratan depan pesawat Qatar Airways dan kendaraan penarik juga mengalami kerusakan.

Penyelidik keselamatan akan mewawancarai awak penerbangan, operator kendaraan penarik, dan pengatur lalu lintas udara. Mereka juga akan mengumpulkan data dari kedua pesawat serta sistem pengendalian lalu lintas udara.

Jetstar mengatakan pesawatnya mengikuti instruksi pengatur lalu lintas udara ketika pilot “terpaksa mengerem dengan keras setelah pesawat lain berada dalam jarak yang sangat dekat.” Maskapai berbiaya rendah yang dimiliki Qantas tersebut juga melakukan penyelidikan internal atas insiden itu.

Pengelola lalu lintas udara Australia, Airservices Australia, mengatakan pihaknya sedang meninjau insiden tersebut dan akan membantu setiap investigasi keselamatan. Airservices Australia mengatakan telah menerapkan sejumlah langkah, termasuk pengaturan jarak antar-keberangkatan di bandara, untuk "mengelola permintaan lalu lintas udara dan keberangkatan secara aman" setelah insiden tersebut.

Qatar Airways tidak segera menanggapi permintaan komentar.

(bbn)

No more pages