Logo Bloomberg Technoz

Garuda (GIAA) Hadapi Gejolak Avtur, Lapkeu Terbaru Dinanti

Dinda Decembria
09 August 2026 12:00

Ilustrasi Garuda Indonesia. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi Garuda Indonesia. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menghadapi gejolak harga bahan bakar atau avtur pada kuartal II-2026.

Maskapai milik BPI Danantara itu belum menyajikan laporan keuangan kuartal II-2026 lantaran masih dalam tahap audit.

"Volatilitas harga bahan bakar dan dinamika geopolitik global merupakan faktor eksternal yang dihadapi seluruh pelaku industri penerbangan, baik nasional maupun global,” kata manajemen GIAA dalam acara Surabaya Investor Meeting and Connectivity dikutip Minggu (9/8/2026).


Manajemen menerangkan pihaknya mencermati gejolak harga avtur itu dan telah menyiapkan sejumlah antisipasi untuk menghadapi tekanan beban bahan bakar tersebut.

“Agar dampaknya terhadap struktur biaya operasional dan kinerja keuangan dapat dikelola secara terukur," dikutip dari keterbukaan infromasi GIAA.