Di bawah kepemimpinannya, Google mengembangkan sistem pembelajaran mesin DistBelief, yang kemudian berevolusi menjadi TensorFlow, framework AI open source yang digunakan luas oleh peneliti dan pengembang di seluruh dunia.
Dean diketahui juga memimpin divisi AI Google sejak 2018. Ketika Google menggabungkan Google Brain dengan DeepMind pada 2023, ia diangkat menjadi Chief Scientist.
Dean turut mengusulkan nama Gemini untuk keluarga model AI generatif Google yang kini menjadi produk andalan perusahaan.
Dalam unggahan di platform X, Dean mengatakan keputusan meninggalkan Google bukanlah hal yang mudah apalagi setelah hampir tiga dekade berkarier di perusahaan tersebut.
Dean menyebut pengalaman membangun berbagai teknologi bersama ribuan kolega menjadi salah satu perjalanan paling berarti dalam hidupnya.
Ke depan, Dean akan mendirikan Discovery Loop, perusahaan rintisan AI bersama Sanjay Ghemawat, Oriol Vinyals, dan Quoc Le.
Discovery Loop akan berfokus mengembangkan AI untuk mempercepat penelitian ilmiah dan rekayasa, termasuk di bidang penemuan obat, material baru, energi bersih, serta berbagai disiplin sains lainnya. Alphabet disebut akan menjadi investor awal bagi perusahaan tersebut, bersama sejumlah firma modal ventura.
Kepergian Dean merupakan bagian dari perombakan kepemimpinan AI di Google. Pada saat yang sama, CEO Google DeepMind Demis Hassabis diangkat sebagai Chief Scientist Alphabet, sementara Koray Kavukcuoglu mengambil alih kepemimpinan operasional Google DeepMind untuk memimpin pengembangan model AI generasi berikutnya.
(fik/wep)
































