“Antara lain pembelian kendaraan bermotor di mana volume penjualan sepeda motor dan mobil penumpang [naik] sebesar 6,62% dan 25,50% year-on-year,” katanya.
Edy menyebut, cakupan konsumsi transportasi tersebut termasuk juga transportasi publik yang juga meliputi transportasi di dalam kota maupun luar kota.
Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 tumbuh 5,29% (yoy). Pertumbuhan terjadi pada seluruh komponen pengeluaran.
Pertumbuhan tertinggi dicatatkan oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 15,97%, diikuti Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 6,93%.
Selanjutnya pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) naik sebesar 6,87%, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 5,06%, serta Ekspor Barang dan Jasa sebesar 4,13%.
Di sisi lain, Impor Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang mencatat pertumbuhan sebesar 8,82%.
(ell)




























