Pertumbuhan Ekonomi Maluku-Papua Terendah, Cuma 1,36%
Mis Fransiska Dewi
05 August 2026 12:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Pulau Maluku dan Papua menjadi yang terendah pada kuartal II-2026 sebesar 1,36%. Angka ini turun dari kuartal II-2025 yang mencapai 3,26%.
BPS mencatat sumber pertumbuhan utama Pulau Maluku dan Papua berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi.
“Pertumbuhan ekonomi tertinggi di sumbang oleh Pulau Maluku Utara sebesar 2,98%,” ungkap Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Pada kuartal II-2026, BPS melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,29%. Dari sisi produksi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi adalah industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, serta informasi dan telekomunikasi. Hal ini didorong oleh peningkatan aktivitas produski untuk memenuhi permintaan domestik.
Dari sisi pengeluaran, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi berasal dari konsumsi rumah tangga, PMTB, dan konsumsi pemerintah. Hal ini didorong oleh konsumsi masyarakat karena momentum libur dan hari besar keagamaan serta peningkatan investasi pemerintah dan swasta.
































