Bisnis Petrokimia Chandra Asri (TPIA) Masih Merugi
Nyoman Ary Wahyudi
05 August 2026 13:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Chandra Asri Tbk (TPIA) masih mencatat kerugian pada lini bisnis petrokimia sampai paruh pertama tahun ini.
Lini bisnis ini mencatat rugi operasional sekitar U$168,6 juta atau sekitar Rp3 triliun (asumsi kurs Rp17.857 per dolar AS) pada semester I-2026. Posisi rugi itu belakangan menjadi pemberat kinerja konsolidasi grup Chandra Asri.
Adapun, lini bisnis bahan bakar minyak (BBM) mencetak laba operasi sekitar US$897,83 juta yang menjadi penopang baru kinerja TPIA.
“Bisnis petrokimia masih membukukan kerugian pada kuartal II-2026, meskipun kerugiannya menyempit dibandingkan kuartal sebelumnya,” dikutip dari riset JP Morgan yang disusun Arnanto Januri, Benny Kurniawan dan Parsley Ong, Rabu (5/8/2026).
Menurut JP Morgan penyusutan rugi bisnis petrokimia TPIA itu disebabkan karena spread polyethylene (PE) dan polypropylene (PP) yang sempat melonjak pada Mei-Juni 2026 akibat kelangkaan produk.

































